Astronom Temukan Planet Termuda di Galaksi Bima Sakti

Astronom Temukan Planet Termuda di Galaksi Bima Sakti

Astronom Temukan K2-33b, Planet Termuda di Luar Tata Surya. (foto - ist)

Washington - Ahli astronomi internasional telah berhasil menemukan planet bayi baru, yang langsung dinobatkan sebagai yang termuda di Galaksi Bima Sakti. Planet bayi itu, K2-33b adalah planet paling muda di luar tata surya, yang sudah terbentuk secara utuh dan masih berumur 5-10 juta tahun.

Planet K2-33b lahir nyaris bersamaan dengan munculnya manusia pertama di muka Bumi. Menggunakan teleskop luar angkasa Spitzer milik NASA, ilmuwan pertama melihat planet K2-33b di bagian atas gugusan bintang Scorpio. Jarak antara planet K2-33b dengan Bumi sendiri mencapai 500 tahun cahaya.

Dikutip dari Daily Mail, baru-baru ini pakar astronomi dari University of Exeter, Dr. Saha Hinkley menyatakan, planet K2-33b mungkin menyimpan informasi soal evolusi tata surya. Pria tersebut mengatakan, memang sangat sulit menemukan planet dalam kondisi bayi.

"Planet K2-33b akan memberikan kepada kita kesempatan untuk belajar lebih dalam soal siklus planet," kata Dr. Hinkley. Data teleskop Spitzer juga menunjukkan bila planet K2-33b memiliki ukuran setara dengan planet Neptunus atau sekitar 4 kali lebih besar dari Bumi.

Sementara itu, voanews.com melaporkanpenulis utama penelitian itu yang dipublikasikan di jurnal 'Nature' pada 20 Juni 2016, Trevor David mengemukakan,  Bumi kita ini  berusia sekitar 4,5 miliar tahun, sehingga planet K2-33b sangatlah muda.

Panet K2-33b tersebut baru berumur 5-10 juta tahun dan sedikit lebih besar dari Neptunus. Namun tidak seperti Neptunus yang mengelilingi matahari setiap 165 tahun. K2-33b mengelilingi bintangnya pada setiap lima hari sekali. Adapun jarak planet itu ke bintangnya 10 kali lebih dekat dibandingkan dengan jarak merkurius ke matahari.

Bagaimana planet itu terbentuk tampaknya masih menjadi misteri, karena planet-planet besar mengorbit begitu dekat dengan bintangnya. Exoplanet atau planet yang berada di luar tata surya yang telah ditemukan pada umumnya berada pada sistem bintang, yang setidaknya berusia miliaran tahun.

Disebutkan, dua teori tentang pembentukan planet K2-33b. Pertama, planet itu berada pada posisinya saat ini karena bermigrasi. Hal itu yang oleh astronom disebut dengan "disk migration" yang memerlukan ratusan tahun.

Sementara teori kedua, planet itu terbentuk dengan cara "in situ". Artinya, planet itu terbentuk di posisinya saat ini. Teleskop Kepler sendiri berhasil mendeteksi K2-33b lewat proses yang disebut metode transit. Planet bisa terdeteksi ketika bintang meredup pada saat planet lewat di depannya. (Jr.)**

.

Categories:Infotech,
Tags:,