'Bukber on the Street' ala Kang Emil di Jalan Braga Pendek

 'Bukber on the Street' ala Kang Emil di Jalan Braga Pendek

Suasana buka puasa warga bersama Walikota Bandung Ridwan Kamil di Jalan Braga Pendek Kota Bandung, Sabtu (25/6/2016). (foto - detikcom)

Bandung - Sedikitnya 1.500 warga Bandung mengikuti acara buka puasa bersama "Bukber on the Street" yang digagas Walikota Bandung Ridwan Kamil, berlangsung di Jalan Braga Pendek, Sabtu (25/6/2016).

Suasana pun begitu akrab dan hangat di mana seluruh warga bersama-sama menyatu dengan keluarga Walikota, dengan menyantap menu yang sama. Acara diawali dengan pembagian bingkisan antara lain kepada petugas kebersihan, petugas Dinas Pemakaman dan Pertamanan dan Satpol PP berprestasi.

Pemberian bingkisan secara simbolis langsung diberikan oleh Ridwan Kamil, yang dilanjutkan dengan tausiyah dari ustaz Evie Effendi, sembari menunggu waktu untuk berbuka puasa.

Di atas karpet merah merah sepanjang 70 meter yang dibentangkan di sepanjang Jalan Braga Pendek, sudah tersedia makanan dan minuman di tempat duduk masing-masing warga yang turut hadir. Sebelum tiba waktu buka puasa, warga pun sempat dimanjakan fashion show dari Shafira Foundation.

Adzan magrib pun berkumandang, Ridwan Kamil bersama keluarga dan seluruh warga langsung menyantap sajian yang telah disediakan. Tak ada beda antara menu warga dengan keluarga orang nomor satu di Kota Bandung itu. Mulai dari air mineral, es krim, manisan hingga nasi kotak.

Menurut Ridwan Kamil, acara yang dinamai "Bukber on the Street" tersebut merupakan satu program untuk memperbanyak silaturahmi dengan warga Bandung. Meski acara dikemas dengan bersahaja, tampak tetap romantis dengan berhiaskan lampu dan bunga di sekitar lokasi.

"Tujuannya agar bukber ini unik. Dilakukan di tengah kota di udara terbuka. Alhamdulillah semua mendukung, mulai dari makanan, sponsor dan lainnya. Yang pasti ini merupakan inisiatif masyarakat, 100 persen tidak ada dana dari APBD, alias murni dari warga," kata Emil.

Iapun mengharapkan, ke depannya akan semakin banyak kegiatan silaturahmi bersama masyarakat, bahkan bisa menjadi tradisi baru di Kota Bandung. "Ternyata semuanya tampak 'happy'. Tahun depan kalau ternyata diminati dan baik, kita perbesar dan dibuat di tempat lain yang lebih panjang dan lebih ramai," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,