Tidak Terima Keluar Uni Eropa Warga London Minta Merdeka

Tidak Terima Keluar Uni Eropa Warga London Minta Merdeka

Sejumlah warga London minta merdeka karena merasa kecewa Inggris keluar dari Uni Eropa. (foto - ist)

London - Sebagian warga Ibukota Inggris, London cukup terkejut melihat 52 persen penduduk Britania Raya itu, lebih memilih untuk hengkang dari Uni Eropa lewat sebuah referendum. Sebagian netizen yang kecewa pun membuat petisi, menuntut London menjadi kota mandiri terpisah dari Inggris.

Dilaporkan Evening Standard, lebih dari 40 ribu orang sudah meneken petisi. Petisi itu ditujukan pada Walikota Sadiq Khan, untuk melakukan sejumlah langkah politik radikal untuk menggabungkan diri ke Uni Eropa. Sang pembuat petisi, James O'Malley pun mengaku kecewa, karena rakyat Inggris dan Wales bersikap tak rasional dengan keluar dari Zona Euro.

"Sudah sering seperti ini, suara rakyat London kalah dari wilayah lainnya. Daripada kita selalu berkelahi, sebaiknya London memisahkan diri dari Inggris," tulisnya dalam pengantar petisi tersebut. "Kami menuntut Walikota Sadiq Khan memerdekakan London, masuk ke Uni Eropa dan mempertahankan visa Schengen," kata O'Malley.

Warga London wajar merasa kecewa karena mayoritas pemilih dari 33 distrik di kota itu memilih opsi untuk bertahan di Uni Eropa. Keseluruhan ada 2,26 juta suara menolak Brexit, namun tidak ada artinya karena nyaris seluruh kota lain di Inggris dan Wales didominasi pemilih anti-Euro.

Dilansir AFP, memang tidak main-main bagi netizen yang mendukung petisi itu. Sebab sebelumnya merekas pun sudah membahas bagaimana langkah teknis dalam membangun perbatasan di seantero London jika nanti merdeka.

Sementara itu, Walikota muslim London itu memang menuntut akses ke Uni Eropa tetap dijaga. Menurutnya, warga London sudah menyampaikan sikap, hubungan baik dengan seluruh Eropa sangat penting. "Meninggalkan pasar tunggal Eropa dengan 500 juta jiwa penduduk, ditambah keuntungan lain adalah sebuah kesalahan," kata Khan. (Jr.)**

 

.

Categories:Internasional,
Tags:,