Gugatan terhadap Bupati Bogor Terkait Jalan Rusak Disidangkan

Gugatan terhadap Bupati Bogor Terkait Jalan Rusak Disidangkan

Hampir 80 persen kondisi jalan di Kabupaten Bogor rusak parah yang tersebar hampir merata di 40 kecamatan. (foto - ilustrasi)

Cibinong Sembilan warga mengajukan gugatan terhadap Bupati Bogor, terkait rusaknya sejumlah ruas  jalan di Kabupaten Bogor. Sidang pertama gugatan terkait jalan rusak digelar di Pengadilan Negeri Kelas IB Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (28/6/2016).

Dalam gugatan bernomor 140/Pdt.G/2016/PN.Cbi, terdapat tiga pihak yang menjadi tergugat. Yakni bupati Bogor sebagai tergugat I, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor sebagai tergugat II, serta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor sebagai tergugat III.

Gugatan dilatarbelakangi kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki, setidaknya di sembilan area yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Misalnya, mulai dari kawasan Cibinong, Citeureup, Bojonggede, Gunungsindur, Leuwiliang, Sentul, sampai Gunungputeri. Kerusakan jalan dianggap menimbulkan kerugian bagi warga, baik terganggunya aktivitas maupun banyaknya kecelakaan. 

Namun dalam sidang perdana itu, dua kuasa hukum dari Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD Kabupaten Bogor dianggap tidak sah. Sebab, keduanya belum mengantongi surat kuasa baik dari bupati, kepala dinas maupun ketua DPRD yang dalam perkara ini menjadi tergugat.

"Secara material memang hadir tapi belum sah,” kata Ketua Majelis Hakim Eko Julianto. Karena belum sahnya status para kuasa hukum, pengadilan akan melakukan pemanggilan kedua pada ketiga tergugat. Proses persidangan akan dilanjutkan pada Selasa, 16 Juli 2016. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,