Brigadir Hanafi Kehilangan Mata Kiri Buntut Dikeroyok Jakmania

Brigadir Hanafi Kehilangan Mata Kiri Buntut Dikeroyok Jakmania

Brigadir Hanafi masih terbaring di Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta Timur. (foto - ist)

Jakarta Brigadir Hanafi mengalami luka serius, sebagai buntut pengeroyokan sejumlah pendukung Persija Jakarta (Jakmania). Anggota Brimob Polda Metro Jaya itu dikeroyok saat mengamankan laga Persija kontra Sriwijaya FC, di Stadion Utama GBK Jakarta, Jumat malam lalu.
 
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, kondisi kesehatan Brigadir hanafi yang sempat kritis di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur kini berangsur membaik. Ia dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan, untuk menjalani operasi akibat luka parah di bagian mata dan wajahnya. 
 
"Kemarin jam 5 sore sudah dievaluasi oleh RSPP. Mata kirinya diangkat karena sarafnya putus, kemudian mengering, sehingga otomatis harus diangkat," kata Awi di Mapolda Metro Jaya‎, Rabu (29/6/2016).
 
Awi pun menyesalkan tindakan anarkis yang dilakukan sejumlah Jakmania, saat menyaksikan laga tim kesayangannya. Apalagi, yang menjadi korban polisi yang menjaga kelancaran jalannya pertandingan. "Dengan berat hati anggota kita harus kehilangan mata kirinya," katanya.
 
Sementara itu, korban lain akibat kerusuhan Jakmania yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramatjati adalah Brigadir Supriyadi. Namun, tim medis telah mengizinkan dia pulang, karena lukanya berangsur membaik.
 
‎"Yang lain masih tahap penyembuhan. Tinggal anggota lalu lintas dan Sabhara Polres Jakarta Pusat yang kemarin jarinya patah. Lalu anggota lalu lintas yang dadanya sesak, itu masih nyeri," jelas Awi. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,