Hizbullah Kecam Insiden Ledakan di Tiga Kota Arab Saudi

Hizbullah Kecam Insiden Ledakan di Tiga Kota Arab Saudi

Tiga Kota di Arab Saudi, yakni Madinah, Jeddah, Qatif diguncang ledakan bom dalam satu hari. (foto - ilustrasi)

Madinah - Kelompok Hizbullah mengecam tiga serangan bom yang terjadi di Madinah, Arab Saudi. Selain itu, kecaman juga datang dari Iran, Pakistan serta ulama di Arab Saudi.
 
DikutipSaudi Gazette, Selasa (5/7/2016) bom bunuh diri itu terjadi pada Senin malam waktu Madinah, tidak jauh dari Masjid Nabawi. Serangan mengikuti ledakan bom di Jeddah dan Qatif. "Ledakan yang menargetkan tempat suci di waktu yang suci membuktikan, teroris tak menghormati kesucian Muslim dan mereka terpisah dari Islam," demikian pernyataan Hizbullah.
 
"Tindakan teror di Arab Saudi dan juga di Irak, Turki, Lebanon dan di belahan dunia lain menunjukkan, perlu solidaritas politik untuk menghabisi penyakit itu (teroris)," kata pernyataan itu. Kecaman juga datang dari Iran. Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan, terorisme tidak mengenal batas negara atau warga negara. "Teroris tidak mengakui konsensus dan solidaritas internasional," ungkap Juru Bicara Kemenlu Iran Bahram Qasemi.
 
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mendesak dunia internasional bersatu dalam kondisi yang kritis. 
"Pemerintah dan rakyat Pakistan terkejut dan sedih atas serangan teror di Tanah Suci. Kami merasakan kepedihan yang dialami di Arab Saudi," kata Sharif.
 
Sebelumnya Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyebutkan, pelaku bom bunuh diri adalah warga Pakistan. Pelaku diketahui bernama Abdullah Waqar Khan. Khan dikabarkan sudah tinggal di Jeddah bersama istri dan orangtuanya selama 12 tahun. Dia juga diketahui bekerja sebagai sopir.
 
Dewan Ulama Senior Arab Saudi juga menegaskan, pelaku tidak menghormati kesucian Madinah. Menurut mereka, para pelaku teror tidak beragama. Kecaman atas insiden ledakan itu juga datang dari Bahrain dan Kuwait. 
 
Kedua negara tersebut merupakan sekutu terdekat Arab Saudi dalam perang melawan ISIS. Sejauh ini belum diketahui siapa di balik otak insiden itu. Sementara pihak keamanan Arab Saudi masih terus melakukan penyelidikan. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,