Heli TNI AS yang Jatuh di Sleman Menewaskan Tiga Orang

Heli TNI AS yang Jatuh di Sleman Menewaskan Tiga Orang

Helikopter jenis HA-5073 milik TNI AD yang jatuh di Dusun Kowang Tamanmartani Kalasan Kabupaten Sleman DI Yogyakarta jadi tontonan warga. (foto 0 ist)

Sleman - Sedikitnya tiga orang tewas akibat jatuhnya helikopter jenis HA-5073 milik TNI AD di Dusun Kowang Tamanmartini Kalasan Kabupaten Sleman Yogyakarta, Jumat (8/7/2016) sore. Sementara tiga korban luka lainnya  menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Yogyakarta.

Helikoper jenis Bell 205 Skadron 11/serbu Puspenerbad Nomor Registrasi HA-5073 dalam rangka konjerat RI-1 itu  berangkat dari Bandara Adi Sumarmo Solo menuju Adi Sutjipto DI Yogyakarta.

Menurut Supervisor BPBD DIY, Mas’ud, helikopter tersebut jatuh menimpa dua rumah yang merupakan milik warga, masih-masing bernama Parno dan Heru. "Dua rumah itu, yakni atas nama Bapak Heru dan  Bapak Parno. Itu berada di Dusun Kowang RT 1 RW 1," kata Mas’ud.

Berdasarkan informasi, helikopter itu dinaiki enam penumpang. "Betul, jadi kejadian itu pukul 15.14 WIB, jenis helikopter Bell 205," kata Kapolda Yogyakarta, Brigjen Pol. Prasta Wahyu Hidayat. Dari enam penumpang itu, tiga di antaranya tewas. "Tiga orang lainnya masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Polri," katanya.

Korban meninggal dunia adalah Letda Angga Juang, Serda Sirait dan seorang perempuan yang identitasnya belum diketahui. Sementara korban mengalami luka-luka adalah Kopka Sukoco, Sertu Ahmad dan Kapten Cpn Titus Benediktus Sinaga. "Menurut keterangan dokter ada yang kakinya patah," tegasnya.

Helikopter ini jatuh dalam perjalanan dari Solo Jawa Tengah menuju Bandara Adi Soemarmo Yogyakarta. Sejauh ini, baru enam korban penumpang helikopter yang ditemukan di lokasi. Sementara dari rumah yang tertimpa, hanya mengalami kerusakan di bagian atap dan temboknya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,