Empat Mobil dan 6 Apartemen Milik Sanusi Disita KPK

Empat Mobil dan 6 Apartemen Milik Sanusi Disita KPK

Tersangka Mohamad Sanus. (foto - ist)

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi, yang  diduga pencucian uang hasil korupsi. "Antara lain empat unit mobil, enam unit apartemen serta satu unit rumah," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Jumat (15/7/2016).

Ia mengatakan, empat mobil yang disita yakni Toyota Fortuner, Audi, Toyota Alphard serta Jaguar bernomor polisi B 123 RX. Sedangkan apartemen yang kini disegel berada di Pulomas Jakarta Timur; Thamrin Residence Jakarta Pusat; Residence 8 Jakarta Selatan dan di Jakarta Residence Jakarta Pusat.

Sedangkan satu unit rumah yang disita terletak di daerah Permata Regency Jakarta Barat. "Aset-aset itu kami duga dimiliki MSN (Mohamad Sanusi), yang dibeli dari berbagai pihak dan diduga dari hasil korupsi," ujar Priharsa.

Menurut Priharsa, penyitaandilakukan  pada Kamis kemarin. Mobil milik adik Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik itu kini berada di tempat parkir Gedung KPK Jalan H.R. Rasuna Said Jakarta Selatan.

KPK menetapkan Sanusi sebagai tersangka kasus dugaan pencucian uang Senin lalu. Sanusi diduga menempatkan, mentransfer, membelanjakan, menghibahkan atau menitipkan harta yang patut diduga berasal dari hasil korupsi untuk menyamarkan asal-usulnya.

Ia disangka melanggar Pasal 3 atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Surat perintah penyidikan ditandatangani pimpinan KPK pada 30 Juni.

Sebelumnya, KPK menetapkan Sanusi sebagai tersangka penerima suap terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah soal Reklamasi Teluk Jakarta. Sanusi diduga menerima Rp2 miliar secara bertahap dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja melalui karyawan Agung Podomoro, Trinanda Prihantoro. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,