Desa di Kawasan Anyer Terisolir Akibat Banjir dan Longsor

Desa di Kawasan Anyer Terisolir Akibat Banjir dan Longsor

Serang - Salah saru desa di kawasn Anyer terisolir, akibat diterjang banjir dan longsor. Desa Sindang Mandi di Kecamatan Anyer Kabupaten Serang Banten itu kini kondisinya terisolir, karena jalan desa itu tertutup material tanah, lumpur, batu dan kayu berukuran besar. 

Material itu terbawa saat banjir bandang dan longsor menimpa desa mereka pada Senin dinihari lalu. "Akses jalan masih terputus, dan kendaraan masih tertahan. Warga terpaksa menuju kampung lainnya dengan berjalan kaki," kata Kapten Infantri Sumarna, Koramil Anyer, bersama anggotanya yang sedang membersihkan meterial longsoran secara manual, Selasa (26/07/2016).

Bahkan, alat berat yang sedianya diterjunkan untuk membuka akses jalan pun gagal menembus medan yang sulit. Aparat TNI bersama warga kini terus bahu membahu membersihkan material longsor dan banjir bandang secara manual menggunakan peralatan seadanya. Sebab kendaraan roda tak bisa menembus Desa Sindang Mandi.

Pihak PT Angkasa Pura (AP) II memberikan bantuan sebanyak 1.000 makanan siap saji, 1.000 selimut dan air mineral sebanyak 50 boks dengan nominal Rp 90 juta berharap, agar bantuannya dapat segera di distribusikan kepada para korban longsor dan banjir bandang yang membutuhkan.

"Ini dari dana CSR, jadi kami memang menganggarkan untuk bencana. Pembagiannya yang tau bapak-bapak disini," kata Vice Presiden CSR PT AP II, Wandi Anhar usai memberikan bantuan di rumah dinas Gubernur Banten, Kota Serang. 

Gubernur Banten Rano Karno segera memanggil Ino S Rawita, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banten untuk segera mendistribusikan logistik kepada para korban yang membutuhkan. "

Ini makanan harus segera di sajikan, untuk makan nanti malam. Yang disalurkan melalui saya, ada Pertamina dan AP II. Di Anyer ada beberapa perusahaan yang menyumbang," kata Rano Karno. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,