Misteri Transfer Uang Rp 140 Juta di Balik Kematian Mirna

Misteri Transfer Uang Rp 140 Juta di Balik Kematian Mirna

Banyak fakta baru terungkap dalam sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin. (foto - ist)

Jakarta - Semakin memanas dan banyak fakta baru terungkap dalam sidang kedelapan kasus kematian Wayan Mirna Salihin, dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.

‎Pengacara Jessica, Otto Hasibuan pun memunculkan fakta baru yang cukup mencengangkan di balik kematian Mirna. Di depan majelis hakim Otto menyebutkan, saksi Rangga selaku barista atau peracik kopi di Cafe Olivier, sebelumnya sempat didatangi orang misterius untuk merencanakan pembunuhan terhadap Mirna.

Orang tak dikenal tersebut disebut-sebut berpakaian loreng saat mendatangi Cafe Olivier, sebelum insiden kopi sianida terjadi. Fakta tersebut ada dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) dan polisi. 

Dalam BAP itu, lanjut Otto ada seseorang yang menitipkan uang Rp 140 juta yang diduga dari suami Mirna, Arief Soemarko. ‎"Rangga itu mengaku sama dokter waktu diperiksa, ia juga mengiyakan kalau dirinya menerima transfer dari Arief untuk bunuh Mirna. Rangga mengiyakan, dan itu ada dalam BAP polisi. Kami bukan mengada-ada," kata Otto.

Berdasarkan data yang dimilikinya Otto, seseorang mengaku polisi sempat mendatangi Cafe Olivier dan mencari orang bernama Rangga. Orang itu diduga suruhan Arief untuk meracuni Mirna. Sebagai imbalannya, Rangga ditransfer bayaran Rp 140 juta.

Mendengar keterangan seperti itu, Anggota Majelis Hakim Binsar Gultom menanyakan langsung kepada Rangga yang hadir di persidangan. Rangga pun membenarkan adanya orang misterius yang mencari dirinya. Ia bahkan telah melaporkan ke penyidik Jatanras Polda Metro Jaya. 

Namun, Rangga membantah menerima uang ratusan juta. "Saya membantah yang mulia. Kalau saya terima, saya sudah berhenti kerja," katanya. Meski sudah dibantah, Otto bersikeras keterangan Rangga bukan pengakuan palsu. 

Secara terpisah, Arief yang juga hadir dalam persidangan membantah tudingan itu. Menurut Arief, ia belum pernah bertemu Rangga sebelum persidangan kasus pembunuhan istrinya itu. "Enggak pernah (ketemu Rangga), enggak benar itu," kata Arief.

Setelah sidang, para awak media mengonfirmasi kabar tersebut kepada Rangga di luar ruang persidangan. Namun Rangga tak menyebut jelas, apakah benar seseorang ingin menemuinya dan memberikan uang untuk membunuh Mirna. "Ya, begitulah," kata Rangga sambil berusaha menghindari kejaran awak media. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,