Erupsi Barujari, 27 Penerbangan Alami Delay di Bandara Soetta

Erupsi Barujari, 27 Penerbangan Alami Delay di Bandara Soetta

Sebanyak 27 penerbangan mengalami delay di Bandara Soekarno Hatta akibat penutupan Bandara Lombok. (foto - ist)

Jakarta -  Sedikitnya  27 penerbangan baik pergi dari maupun datang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang Banten, mengalami keterlambatan atau delay, Senin (1/8/2016). Hal ini merupakan efek dari ditutupnya Bandara Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) karena erupsi Gunung Barujari, anak Gunung Rinjani.

Menurut Senior General Manager (SGM) Bandara Soetta, Muhammad Suriawan Wakan, sebanyak 27 penerbangan itu terdiri atas 14 penerbangan menuju Lombok dan 13 yang datang.

"Dari 14 penerbangan menuju Lombok, delapan di antaranya sudah berhasil take-off. Satu penerbangan lagi, Batik Ai, menuju Lombok, harus balik lagi," katanya.

Lima penerbangan yang terpaksa delay, yakni Pesawat Garuda dua penerbangan, Nam Air satu penerbangan, Lion Air satu penerbangan, dan Batik Air satu penerbangan. Semuanya mengalami keterlambatan penerbangan hingga pukul 20.00 Wita.

Sementara itu, 13 penerbangan dari Lombok menuju Bandara Soetta, delapan di antaranya sudah berhasil mendarat. "Sedangkan sisanya, ada lima penerbangan mengalami delay atau tertahan di Lombok," tegas Wakan.

Penerbangan yang tertahan antara lain, dua pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 1010 dan GA 0441. Kemudian Batik Air ID 6659, City Link 0961 dan Lion Air 0655. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,