78.000 Jemaah Gelombang I Berangkat 9-21 Agustus 2016

78.000 Jemaah Gelombang I Berangkat 9-21 Agustus 2016

Ribuan jemaah melakukan tawaf mengelilingi Kabah, bangunan suci di Masjidil Haram di Kota Mekah, Arab Saudi. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Berdasarkan laporan Kementerian Agama, lebih dari 90 ribu visa jemaah haji Indonesia sudah diterbitkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi. Hingga 30 Juli lalu, visa yang sudah selesai mencapai 90.183 jemaah.
 
Menurut Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Kementerian Agama, Ahda Barori, hingga saat ini sudah terkumpul 157.244 paspor calon jemaah haji dari seluruh provinsi di Indonesia. Sebanyak 93.866 di antaranya sudah diproses di Kedubes Saudi Arabia. Sementara yang belum selesai di kedubes hanya 3.866.

"Kami terus bekerja selama 24 jam. Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri ingin memastikan visa selesai sebelum jadwal keberangkatan jemaah haji, sehingga masalah keterlambatan visa tidak terulang kembali," kata Ahda.

Seperti tahun lalu, kuota jemaah haji reguler berjumlah 155.200. Mereka akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Gelombang pertama sekitar 78.000 jemaah akan diberangkatkan mulai 9-21 Agustus mendatang.

Ia memastikan, visa jemaah haji gelombang pertama sudah selesai dan sedang dalam proses distribusi paspornya ke Kanwil Kemenag Provinsi. Hingga 30 Juli, sudah 40.238 paspor dan visa yang dikembalikan ke daerah.
 
Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri, sejak beberapa hari lalu sudah mulai memproses visa jemaah haji Indonesia, yang akan diberangkatkan pada gelombang kedua. Mereka dijadwalkan mulai diberangkatkan menuju Jeddah, Arab Saudi pada 22 Agustus-4 September 2016.
 
Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umra, Abdul Djamil menjelaskan, strategi pengurusan visa tahun ini berdasarkan sistem urut karena penerapan e-Hajj oleh Pemerintah Arab Saudi dan belajar dari pengalaman tahun lalu.
 
Menurutnya, berdasarkan kebijakan baru maka ada kemudahan proses cetak. Visa jemaah yang sudah selesai bisa dicetak di mana saja, tidak harus di Kedutaan Arab Saudi. 
 
Dengan menerapkan sistem berurutan dan kemudahan dalam proses cetak, proses penerbitan visa diyakini bisa segera diselesaikan. Bahkan, di beberapa daerah sudah mulai memproses penerbitan visa gelombang kedua. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,