Tragis, Manajer Google Itu Tewas Usai Diperkosa & Dibakar

Tragis, Manajer Google Itu Tewas Usai Diperkosa & Dibakar

Vanessa Marcotte, Account Manager Google Cabang New York. (foto - wcvb.com)

Princeton - Seperti yang dialami seorang pejoging pekan lalu, yang ditemukan tewas di sebuah taman yang sepi di Queens New York Amerika Serikat (AS). Ya Karina Vetrano, korban berusia 30 tahun itu diduga diperkosa sebelum dibunuh. 
 
Nasib nahas serupa juga terjadi di Princeton Massachussets. Kali ini, korban wanita berusia 27 tahun bernama Vanessa Marcotte, ditemukan tewas di sebuah hutan kota dan diduga juga diperkosa sebelum dibunuh ketika ia tengah  jogging.
 
Seperti dilansir Daily Mail, Selasa (9/8/2016) Vanessa Marcotte diketahui sebagai seorang Account Manager pada perusahaan teknologi raksasa, Google yang berkantor di cabang New York. Vanessa terakhir kali terlihat oleh keluarganya pada Minggu 7 Agustus pukul 1.00 siang waktu setempat.
 
Keberadaan Vanessa sendiri di Princeton dalam rangka mengunjungi ibunya. Namun setelah pamit untuk melakukan olahraga jogging siang itu, Vanessa tak pernah kembali pulang. Ibunya pun coba menelepon pihak kepolisian setempat untuk meminta bantuan pencarian.
 
Namun, Vanessa ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah hutan kota dengan bantuan anjing pelacak sekitar pukul 8.20 malam waktu setempat. Hutan kota itu lokasinya tak jauh dari rumah ibunya dekat Brooks Station Road. Berdasarkan investigasi awal, diduga Vanessa telah mengalami kekerasan seksual, pemerkosaan hingga akhirnya dibunuh.
 
Selain ada tanda-tanda kekerasan seksual di tubuhnya, polisi juga menemukan beberapa luka bakar di bagian tangan, kepala dan kaki. Kendati demikian, polisi belum bisa menentukan bagaimana Vanessa tewas. Oleh karena itu, polisi pun harus lebih dulu melakukan otopsi. "Kita mendapati beberapa fakta mengerikan, kondisinya begitu yang mengerikan,” kata Jaksa Distrik Worcester, Joseph Early Jr.
 
Terkait kesamaan kasus dengan misteri kasus Karina Vetrano, pejoging yang juga diperkosa dan dibunuh, Early menyatakan, pihaknya belum melihat ada keterkaitan atau kesamaan pelaku. "Saat ini tidak ada dugaan keterkaitan (dengan kasus Vetrano),” tegasnya.
 
Sementara itu, Google yang merupakan tempat Vanessa sehari-hari berkantor, turut merilis pernyataan duka. "Vanessa Marcotte sangat dicintai oleh tim Google," tulis pernyataan Google. "Ia sudah bekerja di kantor kami di New York selama satu setengah tahun dan sosoknya dikenal selalu tersenyum, bergairah dalam pekerjaannya dan mencintai olahraga Boston. Kami sangat syok dan berduka. Simpati kami untuk keluarga dan teman-temannya,” lanjut pernyataan itu. (Jr.)**
.

Categories:Hot Seleb,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait