Polisi Australia AFP Ungkap 5 Rahasia 'Miring' Jessica

Polisi Australia AFP Ungkap 5 Rahasia 'Miring' Jessica

Jessica Kumala Wongso

Jakarta - Kepolisian Australia atau Australian Federal Police (AFP) telah menyerahkan dokumen berisi informasi mengenai Jessica Wongso, terdakwa kasus pembunuhan Mirna Salihin atau yang dikenal luas sebagai kasus kopi sianida.
 
Dokumen itu menyebutkan, Jessica diduga menderita masalah kesehatan mental yang serius. Jessica merupakan Warga Negara Indonesia yang tinggal di Australia selama tujuh tahun. Ia pun berlibur ke Jakarta dan bertemu dengan Mirna, teman semasa kuliah di Billy Blue Design College, Sydney.
 
Setelah dokumen tentang masa lalu Jessica diserahkan secara resmi kepada aparat Indonesia, terkuak sejumlah rahasia 'miring' wanita yang didakwa melakukan pembunuhan berencana atas Mirna Salihin tersebut.
 
Laporan yang didapat ABC 7.30  menyebutkan, perempuan 27 tahun itu juga tercatat pernah beberapa kali berhadapan dengan aparat Negeri Kanguru. Lima "rahasia masa lalu" terdakwa pembunuhan kopi sianida, Jessica Kumala  Wongso.
 
- Empat kali percobaan bunuh diri
 
Menurut laporan yang didapatkan dari dokumen kepolisian Australia AFP, Jessica diindikasikan pernah melakukan 4 kali percobaan bunuh diri, yang mengakibatkan perempuan 27 tahun harus dirawat di rumah sakit. Hal itu juga pernah disampaikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat masih menjadi Kapolda Metro Jaya.
 
"Saya kira dapat informasi yang sangat bagus dari Australia, tapi sengaja belum diekspos. Ada catatan kriminal, antara lain percobaan bunuh diri," kata Jenderal Tito Karnavian. Namun, ia enggan menuturkan lebih lanjut terkait laporan itu karena adanya kerja sama mutual legal agreement (MLA) dengan kepolisian Australia, terkait penyidik kasus itu.
 
-  Mengancam akan mencelakakan rekan
 
Jessica juga dilaporkan pernah mengancam beberapa orang rekannya, yang dia anggap 'mengganggu' kehidupan pribadinya. "Ada catatan medis Jessica, karena yang bersangkutan sebetulnya dalam treatment psikolog," demikian dijelaskan Tito.
 
- Kecelakaan lalu lintas akibat mengonsumsi alkohol
 
Perempuan yang kini menjadi terdakwa kasus pembunuhan bermodus sianida itu, juga pernah diadili di pengadilan Australia akibat mengonsumsi alkohol dan berkendara dalam keadaan mabuk. Salah satunya, menurut informasi yang beredar, Jessica pernah menabrak sebuah panti jompo di Sydney, karena berada dalam pengaruh alkohol saat sedang mengemudikan mobilnya.
 
- Tindak kekerasan yang diterima dari mantan kekasih
 
Menurut polisi dan jaksa, Jessica diduga membunuh Mirna akibat perempuan itu menasihati tersangka untuk mengakhiri hubungannya yang tidak sehat bersama sang kekasih. Memang, ada laporan yang menyebutkan Jessica mendapatkan perlakuan kasar dari sang kekasih. Perempuan itu pun akhirnya dikabarkan mengakhiri hubungan dengan pacarnya itu.
 
- Terkuaknya isi SMS dan e-mail
 
Laporan dari kepolisian Australia (AFP) juga menunjukkan adanya beberapa SMS dan e-mail yang dikirim Jessica, saat masih berada di Australia dan setelah menjadi tersangka kasus pembunuhan Mirna. Pada pesan singkatnya, ia mengatakan kepada seorang teman yang tidak teridentifikasi, mengenai masalah uang denda dari kepolisian Australia yang bisa ia gunakan untuk berlibur.
 
Saat itu Jessica mengatakan, ia ingin melarikan diri ke luar negeri, untuk menghindari denda yang sedang dihadapinya di Negara Kanguru itu. "Aku bisa memakai uang itu untuk liburan yang epik. Memiliki lisensi (SIM) baru di mana saja tempat ayahku memiliki kekuasaan. Daripada memberikan uang kepada para polisi," isi pesan singkat itu seperti dikutip dari ABC, Selasa (9/8/2016).
 
Tak lama setelah menjadi tersangka tunggal kasus pembunuhan Mirna, Jessica dilaporkan mengirimkan sebuah e-mail kepada seorang teman. Email itu berisikan tentang keluhan Jessica mengatakan di mana pun ia berada selalu mendapatkan masalah.
 
"Aku pergi ke luar negeri karena orang-orang terus menggangguku dan orang tertentu membuatku terus berada dalam kesulitan," tulis Jessica. "Aku tak yakin apa yang telah kulakukan sehingga aku menerima semua ini." "Namun itu tak berakhir di sana. Bahkan ketika di luar negeri dan jauh dari semua orang, aku masih mengalami persoalan. Jadi sekali lagi. Aku kalah dalam pertempuran," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,