Dua Kelompok Demonstran di Kabupaten Pangandaran Ricuh

Dua Kelompok Demonstran di Kabupaten Pangandaran Ricuh

Dua Kelompok Demonstran di Kabupaten Pangandaran Ricuh. (foto - Youtube)

Parigi - Unjuk rasa yang berlangsung di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran diwarnai kericuhan. Massa pendemo dari GMBI Pangandaran pun masih tertahan di Kantor DPRD, Kamis (11/8/2016).

Massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Pangandaran mendatangi Gedung DPRD Pangandaran di Parigi, untuk berorasi. Saat yang sama, massa dari Bela Pangandaran hendak mengikuti audiensi di Kantor Bupati Pangandaran yang berjarak kurang dari 200 meter dari kantor dewan.

Kericuhan dimulai ketika massa pendemo mulai berorasi di halaman gedung dewan. Di luar halaman, massa Bela Pangandaran meminta pendemo membubarkan diri, karena mereka menilai para pendemo kebanyakan bukan warga Pangandaran. Akhirnya situasi makin memanas ketika halaman DPRD dilempari batu dari luar.

Sejumlah kaca mobil yang dipakai para pendemo pun pecah. Massa pendemo mulai menyelamatkan diri mereka masing-masing dengan masuk ke kantor dewan, sehingga terkepung oleh massa Bela Pangandaran. Sebagian massa pendemo juga ada yang dibogem oleh warga. Tidak ada perlawanan berarti dari massa GMBI.

Keributan itu memancing bupati untuk turun langsung mengamankan kedua kubu. Bupati Jeje Wiradinata sempat menyisir KTP para pendemo untuk memastikan bahwa mereka merupakan warga Pangandaran. Pendemo ber-KTP luar Pangandaran diperintahkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

Pemulangan sempat berjalan alot karena massa Bela Pangandaran hendak merangsek masuk ke halaman DPRD. Akhirnya puluhan pendemo dari luar Pangandaran dipulangkan menggunakan truk polisi dengan kawalan ketat. Kendati dikawal, truk tetap dihujani batu oleh massa. Alhasil sebagian pendemo yang belum pulang masih terkepung di Gedung DPRD selama lima jam lebih.

Hingga kini, sebagian massa GMBI masih tertahan di kantor dewan. Pasalnya tim penjemput dari Brimob yang hendak mengantar pulang belum tiba ke lokasi. Guna menjaga keamanan massa GMBI, mereka diberi kaos baru untuk mengganti seragan GMBI mereka. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,