Google Punya Alasan Hilangkan Palestina dari Google Maps

Google Punya Alasan Hilangkan Palestina dari Google Maps

Ratusan ribu orang tanda tangani petisi setelah Google Maps menghapus peta Palestina. (foto - ist)

California - Netizen dunia sempat dibuat berang oleh tindakan Google. Raksasa mesin pencari itu dituding telah menghapus nama Palestina dari layanan petanya, Google Maps. Namun Google menyebut, memang sejak awal label Palestina tak ada di layanan petanya. Selain itu, memang ada masalah yang menyebabkan Jalur Gaza dan Tepi Barat menghilang.
 
"Tidak pernah ada nama Palestina di Google Maps. Namun kami juga menemukan ada bug yang menghilangkan label Jalur Gaza dan Tepi Barat," kata juru bicara Google, Ya, saat mencari Palestina di Google Maps, nama negara itu memang tak ditampilkan di peta. Namun, informasi mengenai kota dan negara itu tetap ditampilkan di kotak informasi.
 
Dikutip dari laman Engadget, Kamis (11/8/2016) saat ini Google tengah mengupayakan label itu segera kembali ke wilayahnya semula. Sebelumnya Google menyebut kota-kota di wilayah itu sebagai "Wilayah Palestina". Namun sejak 2013, sesuai arahan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), wilayah itu berubah nama menjadi "Palestina".

Kendati Google sudah mengeluarkan pernyataan, tak sedikit netizen terlanjur kecewa atas keputusan tersebut. Tagar #PalestineIsHere pun disuarakan sejumlah netizen, sebagai bentuk protes melalui situs microblogging, Twitter.

Bahkan, Forum Jurnalis Palestina sempat mengajukan protes soal masalah tersebut. Menurut mereka, perusahaan yang kini dipimpin Sundar Pichai itu telah sengaja menghapus nama Palestina dari Google Maps pada 25 Juli 2016. 

Dalam pernyataannya, keputusan Google itu disebut-sebut merupakan bagian dari skema Israel mempertahankan nama negaranya. Cara itu, menurut mereka ditempuh sekaligus untuk menegaskan kehadiran Israel bagi generasi berikutnya, juga untuk menghapus Palestina untuk selama-lamanya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,