Nikmati Puncak Hujan Meteor Perseid Sabtu Dinihari Ini

Nikmati Puncak Hujan Meteor Perseid Sabtu Dinihari Ini

Hujan meteor Perseid.

Jakarta - Hari Sabtu 13 Agustus dinihari ini merupakan puncak hujan meteor Perseid, sehingga masih ada kesempatan bagi Anda yang belum sempat menyaksikan untuk menikmatinya pagi ini. Meski hujan meteor Perseid merupakan fenomena tahunan, momen saat ini cukup spesial, karena penampakan hujannya lebih deras.
 
"Ya Jumat malam ini hingga Sabtu dinihari, mulai pukul 01.00-05.00 di langit Timur sampai Utara," kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas DjamaluddinJumat (12/8/2016).
 
Profesor riset astronomi dan astrofisika itu mengatakan, hujan meteor bisa disaksikan oleh warga yang tinggal atau tengah  berada di Tanah Air. "Seluruh wilayah Indonesia berpotensi melihat dengan tiga syarat, cuaca cerah, jauh dari polusi cahaya dan medan pandang tak terhalang gedung atau pohon," katanya.
 
Hujan meteor Perseid kali ini diperkirakan punya penampakan yang lebih spektakuler, jika dibandingkan dengan penampakan tahunan seperti biasanya. Gravitasi Planet Jupiter telah mendorong puing-puing komet tersebut menjadi rumpun yang lebih padat, dan hasilnya menjadikan hujan meteor yang lebih lebat.
 
Apabila biasanya hujan meteor Perseid tahunan menampakkan 80-1200an meteor per jam, menurut pakar meteor NASA, Bill Cooke pada puncak hujan meteor Perseid pada 11-12 Agustus 2016 ini, puncak hujan meteor bisa mencapai 200-300 meteor per jam.
 
Meteor Perseid bisa dilihat dari konstelasi Perseus. Swift-Tuttle terakhir kali berada dekat dengan Bumi pada 1992, dan akan mendekat kembali pada 2126. Meteor itu diprediksi baru akan datang lagi pada 12 Agustus 2028.
 
Hujan meteor Perseid bukan sebuah penampakan yang langka. Fenomena alam hujan meteor  terjadi setiap tahun, mulai dari pertengahan Juli sampai akhir Agustus. Hujan meteor Perseid  terjadi saat Bumi melalui debu dan puing-puing ribuan tahun dari komet berdiameter 26 kilometer, Swift-Tuttle. Komet ini tercatat mengorbit Matahari setiap 133 tahun. (Jr.)**
.

Categories:Infotech,
Tags:,