Warga Muslim New York Kecam Penembakan Imam Masjid

Warga Muslim New York Kecam Penembakan Imam Masjid

Warga muslim di wilayah Queens New Tork turun ke jalan setelah penembakan Maulama Akonjee dan Tharam Uddin. (foto - Reuters)

New York - Meninggalnya Imam Mesjid Al Furqan, Maulama Akonjee (55) beserta seorang jemaah lainnya karena dibunuh dikecam warga muslim New York Amerika Serikay (AS). Kejadian yang sangat menyedihkan itu menimbulkan perasaan tidak aman bagi mereka, sehingga mereka menuntut polisi segera menemukan pelaku.

"Imam masjid kami dibunuh layaknya hewan. Kami menuntut keadilan," kata Millad Ibrahim, salah seorang jamaah masjid. Menurutnya, solidaritas dunia seharusnya sebesar saat pastur gereja katolik di Perancis digorok oleh ISIS.

Dilansir kantor berita Reuters, Minggu (14/8/2016) apabila ternyata respon publik tak bergeming, dikhawatir kejadian tersebut akan menjadi preseden di masa mendatang, yang bisa menyulut kekerasan pada umat muslim.

Maulama Akonjee tercatat sebagai imam Masjid Jami Al Furqan, Queens New York, Amerika Serikat, tewas ditembak di kepala oleh seorang pria. Sedangkan jemaah lainnya bernama Tharam Uddin (64) yang berjalan bersama Akonjee turut ditembak mati.

Insiden tersebut terjadi Sabtu sore waktu setempat, setelah sang imam memimpin salat berjamaah. Akonjee dan Uddin baru berjalan satu blok dari kompleks masjid, ketika tiba-tiba seorang pria mendekati mereka di kawasan Taman Ozone. Pria itu langsung melepaskan tembakan ke kepala. Saksi mata menyatakan, pelaku berjalan santai setelah melakukan penembakan.

Sementara keponakan Akonjee, Rahi Majid menyesalkan pembunuhan pamannya. Akonjee dikenal sebagai sosok yang baik dan penyayang di lingkungan komunitas muslim Ozone Park New York. "Bahkan ia tidak akan menyakiti lalat sekalipun," katanya.

Sejauh ini, pihak kepolisian setempat masih mendalami motif para pelaku. Namun demikian, pembunuhan itu diduga tidak terkait dengan keyakinan Akonjee maupun Uddin. Pembunuhan keduanya membuat komunitas imigran Bangladesh di New York berkumpul di Queens, menggelar doa bersama. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,