Kementrans Beri Penghargaan pada Transmigran Teladan

Kementrans Beri Penghargaan pada Transmigran Teladan

Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Roosari Tyas Wardhani. (foto - Dudung)

Jakarta - Pemilihan Transmigran Teladan dan Pembina Permukiman Transmigrasi, yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  Tahun 2016, telah memilih 25 calon Transmigran Teladan dan Pembina Permukiman Kawasan Transmigrasi.

Penganugerahan tersebut, merupakan apresiasi kepada para insan yang telah mensukseskan program transmigrasi, khususnya para Transmigran dan Pembina permukiman Transmigrasi di seluruh Indonesia.

“Penentuan pemenang Transmigrasi Teladan harus memenuhi beberapa aspek penilian. Di antaranya, aspek pendidikan, kesehatan, partisipasi masyarakat dan ekonomi. Sedangkan untuk Pembinan Permukiman Transmigrasi, dinilai dari aspek kompetensi,kepemimpinan, pelaksanaan tugas dan keberhasilan tugas,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Roosari Tyas Wardhani.

Dalam acara tersebut, Kemendes PDTT mengumumkan para transmigran dan Pembina kawasan transmigrasi terpilih. Di antaranya, kategori Transmigran Teladan juara 1 diraih  Munaksan dari Provinsi Sulawesi Tengah. Juara 2 Munjung dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, juara 3 Disro dari Provinsi Sumatera Selatan, juara harapan 1 Maryono Adi Putro Provinsi Kalimantan Utara, harapan 2 Yohanes Umbu Provinsi Nusa Tenggara Timur, harapan 3 I Gusti Alit Provinsi Maluku.

Untuk kategori pembina permukiman transmigrasi teladan juara 1 diraih oleh Firman Hidayat Provinsi Kalimantan Utara, juara 2 Handri Yanto Provinsi Kalimantan Barat, juara 3 Moh Arifin Provinsi Sulawesi Selatan, juara harapan 1 Akhmad Provinsi Nusa Tenggara Barat, harapan 2 Muhamad Soewakil Provinsi Maluku, harapan 3 Christophel Altadapi Surangku Provinsi Sulawesi Tengah.

 Sementara itu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengatakan, pemberian pengharagaan kepada para transmigran, adalah sebuah penghargaan sekaligus pengakuan atas keteladanan para transmigran dan para pembina permukiman transmigrasi. Pasalnya, peran pembina sangat penting dalam mempercepat keberhasilan kemandirian lokasi transmigrasi.

“Penghargaan ini, semoga menjadi motivasi bagi para transmigran dan petugas pembina permukiman transmigrasi yang ada di daerah lain untuk meningkatkan prestasi dan kinerjanya,” ucap Menteri Eko, dalam acara Pemberian Penghargaan dan Audiensi Transmigrasi Teladan dan Pembina Pemukiman Transmigrasi, di kantor Kemendes PDTT di Kalibata, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Menurutnya,  penyelengaraan transmigrasi memberi manfaat besar bagi tumbuh kembangnya wilayah potensial di tanah air hingga terbentuknya kota-kota baru dan menambah  2 Ibukota Provinsi, 104 Ibukota Kabupaten, 385 Kecamatan dan lebih dari 1.185 Desa. “Desa-desa definitif tersebut membangun dan mempercepat tumbuhnya desa mandiri, mengintegrasikan desa dalam kawasan transmigrasi menjadi desa yang mandiri dan maju,” bebernya.

Lewat program dan kegiatan ini, lanjut Eko transmigrasi secara sistimatis dan berkelanjutan berhasil mensinergikan potensi sumberdaya alam dan tenaga kerja produktif menjadi kekuatan nyata. Ini yang mendorong terciptanya ketahanan pangan, berkembangnya kehidupan ekonomi kerakyatan. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,