Skotlandia Izinkan Polisi Wanita Kenakan Seragam Hijab

Skotlandia Izinkan Polisi Wanita Kenakan Seragam Hijab

Skotlandia Izinkan Polisi Wanita Kenakan Seragam Hijab. (foto - ist)

Edinburgh - Pekan ini Skotlandia menjadi negara terakhir di bawah pimpinan Britania Raya, yang mengizinkan polisi wanita (polwan) memakai hijab, atribut keagamaan bagi muslim perempuan. Hijab dijadikan seragam operasional guna menjaring etnis minoritas di negara tersebut.
 
"Seperti banyak pegawai lain khususnya di sektor (pegawai) publik, kami berupaya menjamin pelayanan (kepolisian) kami mewakili komunitas yang dilayani. Saya berharap seragam tambahan ini dapat berkontribusi dalam menciptakan bauran keragaman pegawai kami,” kata Kepala Polisi Skotlandia, Phil Gormley.
 
Dikutip dari Al Araby, Jumat (26/8/2016) pengumuman itu disambut baik oleh Serikat Muslim Polisi Skotlandia (SPMA). Asosiasi tersebut menilai, kebijakan itu akan menjadi langkah positif yang menjamin pengakuan kebebasan beragama.
 
"Saya senang Kepolisian Skotlandia mengambil langkah pro-aktif untuk memastikan organisasi kami dipandang inklusif, dan mewakili beragam komunitas yang dilayani di negara ini. Tidak diragukan lagi, ini akan mendorong lebih banyak muslimah dan etnis minoritas lainnya, akan bergabung dengan kepolisian Skotlandia," sebut Ketua SPMA, Fahad Bashir.
 
Kebijakan tersebut diterapkan setelah data statistik terbaru menunjukkan, sebanyak127 dari 4.809 pelamar atau 2,6 persen orang yang mendaftar jadi polisi Skotlandia, berasal dari kelompok minoritas. Hal ini dilihat sebagai tantangan baru dalam tubuh kepolisian dan perlu dicarikan solusinya. 
 
Sementara itu, kepolisian London, Ibukota Inggris telah lebih dulu membiarkan muslim perempuan mengenakan hijabnya saat bertugas. Kebijakan tersebut disahkan pada 2001. (Jr.)**
.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,