Rumah Korban Perampokan di Pondok Indah Dijaga Ketat

Rumah Korban Perampokan di Pondok Indah Dijaga Ketat

Rumah korban perampokan disertai penyanderaan di Pondok Indah Jakarta Selatan. (foto - ist)

Jakarta - Polisi melakukan penjagaan ketat di rumah Jalan Bukit Hijau IX No. 17 Pondok Indah Jakarta Selatan, setelah terjadi perampokan disertai penyanderaan. Sedikitnya lima polisi berjaga-jaga, di rumah berlantai dua milik pensiunan Exxon Mobil, Asep Sulaeman, Minggu (4/9/2016) dinihari.

Akibat kejadian itu, istri dan anaknya pun dibawa ke Rumah Sakit terdekat, untuk menjalani perawatan intensif. Sementara, Asep sendiri masih berada di kediamannya. Beberapa anggota keluarga pun datang guna menjenguk pria dengan dua anak itu.

Vice President Public and Government Affairs ExxonMobil Indonesia Erwin Maryoto menuturkan, rumah tersebut memang milik Asep Sulaeman. Meski demikian, ia baru mengetahui informasi perampokan rumah mantan Senior Vice President of ExxonMobil Affiliates in Indonesia itu dari media.

Ketika masih bertugas, Asep didaulat menjadi jembatan bagi Exxon dan pemerintah Indonesia. Selain itu, ia juga menjadi penghubung Exxon dengan beberapa perusahaan besar lainnya, seperti Intel dan Coca-Cola.

Sementara itu, usai kejadian ibu rumah yakni Euis dan anak perempuannya yang berusia 20 tahun dilarikan ke Rumah Sakit. "Kondisi terakhir kita bawa ke Rumah Sakit, ibu dan anaknya kita khawatir mungkin syok dan sebagainya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto.

Beruntung suamimya Asep Sulaeman berhasil ditenangkan meski sempat syok. Saat disinggung soal ada tidaknya tindak kekerasan, Moechgiyarto mengaku pelaku tidak melakukan hal tersebut. Meski dua pelaku asal Solo itu membawa senjata api.

Namun senjata itu hanya digunakan untuk menodong korbannya."Tidak ada, sementara tidak ada kekerasan sama sekali. Hanya merusak jendela. Justru pemilik rumah sempat membela diri dengan memukul paha tersangka," katanya. (Jr.)**

 
.

Categories:Daerah,
Tags:,