Evakuasi Truk Elpiji Jalur Arah Puncak Ditutup Sementara

Evakuasi Truk Elpiji Jalur Arah Puncak Ditutup Sementara

Crane bersiaga di lokasi truk tangki yang terguling di Tol Jagorawi Km 44. (foto - @Pertamina)

Bogor -  Dengan menggunakan tiga crane, tim evakuasi mulai memindahkan kapsul berisi 20 ton liquified petroleum gas elpiji milik Pertamina di Tol Jagorawi Km 44. Petugas dari Satlantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas, yakni menutup arus kendaraan dari Jakarta menuju Puncak.

"Kendaraan menuju arah Puncak atau Sukabumi dialihkan keluar lewat pintu keluar Tol Bogor," kata Wakil Kepala Polres Bogor Kompol Dian Setyawan di lokasi kejadian, Minggu (4/9/2016). Sementara dari arah Puncak dan Sukabumi menuju Jakarta masih bisa dilewati kendaraan. "Hanya bisa melintas di jalur lambat," katanya.

Rekayasa tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, saat proses evakuasi truk tangki. Pihaknya juga telah memberikan informasi kepada masyarakat melalui running text Jasa Marga. "Ini upaya antisipasi hal buruk saat evakuasi, karena tangki elpiji ini sangat berbahaya," tegasnya.

Menurutnya, saat ini anggota kepolisian sudah kita tempatkan di beberapa titik untuk pengaturan dan pengalihan arus kendaraan. "Kami harapkan masyarakat untuk bersabar," tambah Dian.

Tergulingnya truk tangki elpiji milik Pertamina di Tol Ciawi Km 44 berimbas pada kemacetan yang mengarah ke Jakarta. Petugas pun terus berupaya untuk mengevakuasi truk dari lokasi. "Masih proses evakuasi," kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Pupitalena.

Menurutnya, lamanya proses evakuasi dikarenakan kondisi tangki berisi gas sehingga dibutuhkan teknik yang benar untuk melakukan evakuasi agar tidak berbahaya. "Kami imbau masyarakat yang akan ke Puncak tidak melintas jalur Ciawi, dan mengambil jalur keluar gate tol lain. Begitu juga dari arah Puncak menuju Jakarta untuk menggunakan jalur lain," katanya.

Truk tangki liquified petroleum gas (LPG) atau elpiji milik Pertamina terguling sebelum pintu keluar Tol Ciawi kilometer 44 pada Sabtu 3 September 2016 pukul 15.00 WIB. Hingga Minggu siang penanganan truk terguling masih berlangsung oleh tim gabungan menggunakan crane.

Mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran. Sejak Minggu dinihari  kendaraan dari arah Jakarta menuju Bogor terjebak kemacetan. Begitu juga arah sebaliknya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,