229 Calon Haji Ilegal WNI Terancam Dipenjara di Arab Saudi

229 Calon Haji Ilegal  WNI Terancam Dipenjara di Arab Saudi

Jutaan jemaah haji dari penjuru dunia berbondong-bondong menuju lokasi lempar jumroh di Mina dekat Kota Mekah. (foto - AP)

Jakarta - Sekitar 229 warga negara Indonesia (WNI) yang digerebek di daerah Aziziyah dekat Dawood Mekah, Arab Saudi, terancam dipenjara di Arab Saudi. Pasalnya, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah melaporkan, mereka hendak melaksanakan ibadah haji tanpa surat izin berhaji (tasrih).

"Benar, jumlahnya ada 229 orang. Hari Kamis  kemarin KJRI Jeddah telah melakukan BAP terhadap 229 WNI yang digerebek di wilayah  Aziziyah dekat Bin Dawood Mekah," kata Acting KJRI Jeddah Dicky Yunus di Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Menurut Dicky, mereka terdiri atas 155 perempuan dan 59 laki-laki serta 15 anak-anak. WNI tersebut masuk dari Jeddah, Jumat 2 Agustus 2016 lalu. "Mereka bermaksud henak melaksanakan ibadah haji tanpa tasrih," katanya.

Disebutkan, sebanyak 229 WNI tersebut tidak memiliki dokumen resmi. WNI yang digerebek itu tidak bisa diintervensi KJRI karena Pemerintah Arab Saudi sudah mengumumkan jauh-jauh hari, tentang larangan dan sanksi bagi yang berhaji tanpa izin.

"Mengenai sanksinya memang cukup berat. Soalnya tahun lalu ada beberapa mahasiswa kita yang kuliah di universitas Madinah tertangkap razia, dan sanksinya dipulangkan atau dipecat dari kampus serta masuk blacklist," tegas Dicky.

Oleh karena itu, lanjut Dicky mereka yang tertangkap biasanya akan menjalani hukuman penjara. KJRI akan mendampingi mereka menjalani proses persidangan di mahkamah. "KJRI akan siapkan penerbitan SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor), jika masa hukuman berakhir dan akan dipulangkan," katanya.

Mereka yang digerebek itu memiliki modus yang beragam. Biasanya ada yang memanfaatkan visa umrah untuk masuk Arab Saudi. Setelah tiba, mereka lalu bergabung dengan teman sejawat atau teman sedaerah dan memperpanjang masa tinggal melebihi yang seharusnya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,