Geser Australia, Wisman Cina Tertinggi Kunjungi Indonesia

Geser Australia, Wisman Cina Tertinggi Kunjungi Indonesia

Geser Australia, Wisatawan Cina Terringgi Kunjungi Indonesia. (foto - ilustrasi)

Bandung - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia selama ini, sebagian besar datang dari Australia. Namun, untuk tahun 2016 ini, dominasi Australia telah tergeser oleh wisatawan dari Cina.
 
Berdasarkan data BPS dan Asdep Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Kepariwisataan, Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menunjukkan, periode Januari hingga Juli 2016 pertumbuhan pariwisata Indonesia banyak ditopang oleh meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara. Yakni Cina sebesar 831.578 wisman atau tumbuh 24,14 peren, sedankan dari Australia sebanyak 690.751 atau tumbuh 11.97 persen.
 
Pertumbuhan wisman dari kedua pasar utama tersebut dapat menutupi pasar utama lainnya, yang mengalami pertumbuhan negatif. Antara lain Singapura -2,48 persen, Malaysia -2,76 persen, Jepang -0,13 persen, Korea Selatan -1,48 persen.
 
Sebagai penopang lain wisman dari pasar Eropa, yakni Inggris 21,59 persen, Belanda 15,40 persen,Jerman 20,34persen, Perancis 20,79 persen, Rusia 14,29 persen. Selain itu Amerika Serikat 16,31 persen, India 30,32 persen, Filipina 5,40 oersen dan Timur Tengah (Saudi Arabia 14,18 persen, Mesir 56,12 ersen dan Bahrain 56,70 persen.
 
Sementara kunjungan wisman ke Indonesia melalui seluruh pintu masuk bulan Juli 2016 berjumlah 1.032.741, atau mengalami peningkatan sebesar 17,68 persen, jika dibandingkan Juli 2015 berjumlah 877.584 wisman.
 
Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman pada Januari hingga Juli 2016 mencapai sebanyak 6.324.324, atau peningkatnnya sebesar 7,64 persen, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5.875.202 wisman.
 
Kunjungan wisman berdasarkan kebangsaan pada Juli 2016 lewat 19 pintu utama dibandingkan bulan Juli 2015, tercatat yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Bahrain sebesar 122,15 persen, Mesir 100,13 persen, Thailand 55,54 persen, India 45,11 persen dan Saudi 39,27 persen.
 
Sedangkan secara kumulatif kunjungan wisman pada Januari-Juli 2016 yang mengalami pertumbuhan tertinggi, yaitu Bahrain sebesar 56,70 persen, Mesir 56,12 persen, India 30,32 persen, Cina 24,14 persen dan Inggris 21,59 persen. 
 
Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, capaian kunjungan wisman pada Juli 2016 yang menembus angka di atas satu juta wisman terebut, diharapkan akan berlanjut pada bulan berikutnya.
 
"Dalam proyeksi pada semester kedua tahun ini akan terjadi lonjakan wisman, sehingga target kunjungan 12 juta wisman tahun ini akan terlampaui," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Wisata,
Tags:,