Longsor, Sejumlah Rumah Rusak Jalan Desa di Cianjur Terputus

Longsor, Sejumlah Rumah Rusak Jalan Desa di Cianjur Terputus

Puluhan hektar sawah siap panen di Kecamatan Bojongpicung Cianjur tertutup longsor yang terjadi pada bulan Maret lalu. (foto - ist)

Cianjur - Sedikitnya tiga rumah rusak dan jalan penghubung antardesa di Desa Kemang Kecamatan Bojongpicung Cianjur terputus, akibat longsor yang terjadi saat wilayah ini diguyur hujan deras. Sejauh ini, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Rata-rata rumah terkena longsor jebol bagian dinding bangunan di bagian belakang rumah, yang berhadapan dengan tebing yang longsor," kata Kepala Desa Kemang Dadan R Subrata, Minggu (11/9/2016). 

Material longsor berupa tanah setinggi satu meter dengan panjang bervariasi. Tercatat di Desa Kemang, satu rumah warga rusak berat di Kampung Rawa Sampih, satu rumah di Kampung Kalapa Condong dan satu rumah di Kampung Jaringao. Beruntung pemilih rumah dan keluarga telah terlebih dahulu mengungsi, karena sempat mendengar suara dentuman dan pergseran tanah tebing di bagian belakang rumah.

Longsor juga mengakibatkan jalan penghubung antardesa dan kampung tertutup, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Misalnya yang terjadi di ruas jalan menuju Kampung Kemang Kampung Jaringao dan jalur menuju Kampung Beber Rawa Sampih, sehingga roda perekonomian dan aktivitas warga terhambat.

"Saat ini sebagian kecil jalan yang tertutup longsor sudah dapat dilalui, karena warga dengan alat seadanya berusaha menyingkirkan material longsor. Harapan kami ada alat berat untuk memudahkan warga membuka kembali jalan utama antardesa dan kampung itu," katanya, seperti dilansir Antara.

Sejauh ini, warga yang rumahnya rusak berat terpaksa menumpang di rumah sanak saudaranya, yang dinilai aman dari terjangan longsor. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,