Pelaku Kabur, Salma dan Salwa Akhirnya Dikembalikan

Pelaku Kabur, Salma dan Salwa Akhirnya Dikembalikan

Reiny, Salwa dan Salma. (foto - ist)

Bandung - Pihak kepolisian masih terus mengejar para pelaku, yang diduga telah melakukan penculikan terhadap dua bocah Salwa (11) dan Salma (8). Para penculik kabur setelah menurunkan keduanya di pinggir jalan, tidak jauh dari rumah tinggal mereka. 
 
Keduanya diturunkan dari sebuah mobil Toyota Avanza berwarna silver. Dalam mobil ada dua orang yang diduga kuat para pelaku penculik kedua putri pengusaha travel haji itu. "Diduga dalam mobil ada dua orang, satu laki-laki dan satu perempuan," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (13/9/2016). 
 
Menurut Yusri, sejauh ini selama Salma dan Salwa menghilang, para pelaku belum sempat meminta uang tebusan kepada keluarga korban. "Belum meminta uang tebusan karena mungkin cepat tersebar luas di medsos, jadi mungkin mereka takut. Langsung ramai kan berita itu, makanya anaknya itu dikembalikan," katanya. 

Para pelaku, lanjut Yusri memang memiliki niat untuk benar-benar menculik keduanya. "Ya lima hari dibawa kabur sudah pasti itu mau nyulik," lanjutnya.

Seperti diketahui, Salma dan Salwa ditemukan pada Selasa 13 September 2016 sekitar pukul 14.00 WIB. Jaraknya hanya 100 meter dari rumah orangtuanya, yang berada di Jalan Guru Muchtar Kota Bogor. Mereka berdua dilaporkan hilang pada Jumat, 8 September 2016 lalu. 
 
Kedua bocah perempuan tersebut tidak kembali ke rumah saat bersekolah yang terletak di Jalan Muchtar Kota Bogor. Penculik diduga merupakan teman lama ibunya berinisial R, yang sudah 5 bulan menetap di rumah korban. 

Untuk itu, polisi masih terus mengejar kemana arah pelaku melarikan diri setelah menurunkan Salma dan Salwa. Termasuk mencari tahu Nopol yang digunakan pada mobil mereka untuk memudahkan pelacakan. 
 
Dibawa ke Garut
 
Sementara itu, berdasarkan penuturan Salma, ia dan kakaknya, Salwa dibawa ke Garut oleh mantan pengasuhnya, bernama Reiny. "Main ke Garut. Nginep di rumah saudara Kak Reiny," kata anak dari pasangan Afipudin Abdul Jalil dan Verawati Kurnia.
 
Namun Salwa maupun Salma membantah jika dirinya diculik oleh Reiny, perempuan yang telah mengasuh mereka sejak lima bulan terakhir ini. "Kak Reiny dituduh culik, padahal mah bukan," tegas Salma. Ia mengaku pergi bersama kakaknya atas keinginannya. Bukan dipaksa oleh Reiny.
 
Menurut Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor Kota Iptu Melissa Sianipar, Salma dan Salwa memang lebih dekat dengan Reiny ketimbang ibunya.  Ada kemungkinan hal tersebut terjadi karena kedua anaknya kurang mendapat perhatian dari orangtua, terutama ibunya.
 
"Iya itu. Saya tanya ke Salma, dijawab, ibu sering jalan-jalan aja," katanya. Melissa memastikan, kondisi kedua bocah perempuan itu dalam keadaan baik. Bahkan beberapa jam setelah tiba di rumah, mereka langsung bermain dengan teman-teman di depan rumahnya. Kondisinya sehat dan tampak ceria. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,