KPK Tangkap Ketua DPD dan Anggota Terkait Dugaan Suap?

KPK Tangkap Ketua DPD dan Anggota Terkait Dugaan Suap?

Ketua DPD Irman Gusman. (foto - ist)

Jakarta - Operasi tangkap tangan (OTT) dugaan penyuapan kembali dilancarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (17/9/2016) dinihari. Berdasarkan keterangan sumber di internal KPK menyebutkan, yang terkena OTT tersebut Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) berinisial IG, seorang anggota dan dua orang pengusaha.

Dikatakan, IG ditangkap bersama satu orang anggota DPD lainnya. Selain itu, dua pengusaha yang diduga pemberi suap juga ikut diamankan KPK. Tim Satgas KPK menangkap keempatnya di sebuah lokasi di Jakarta Selatan, sekitar pukul 01.00 dinihari. Keempatnya langsung diperiksa secara intensif oleh KPK.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati membenarkan adanya OTT KPK yang dilakukan tadi malam. Menurut  Yuyuk, pihaknya masih melakukan periksaan secara intensif semua yang ditangkap. "KPK benar melakukan OTT. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan 1 x 24 jam," katanya.

Ketua KPK, Agus Rahardjo pun membenarkan timnya telah melakukan OTT pada seorang pejabat. Namun ia belum bersedia menjelaskan siapa pejabat tersebut dan dalam kasus apa ditangkap KPK.

Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan DPD RI, AM Fatwa mengakui menerima kabar tersebut. "Saya dapat laporan, tetapi saya sudah tanya ke sana ke mari, belum tahu siapa orangnya," kata Fatwa.

Mantan Wakil Ketua DPR RI Periode 1999-2004 itu menyatakan, dia akan mendatangi gedung KPK untuk memastikan kabar penangkapan anggota DPD dalam OTT KPK yang dilakukan malam tadi. "Nanti siang, soalnya saya sampai jam 12 ini, enggak bisa keluar. Karena ada janji," katanya.

Kedatangannya ke KPK, menurut Fatwa sebagai tanggung jawab jabatan yang diembannya, sehingga harus memastikan kabar yang beredar. "Saya Ketua Badan Kehormatan dan Ketua Badan Kehormatan adalah tugas pokok membela kehormatan anggota dewan, dan memberikan sanksi kepada anggota," tegasnya.  (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,