Irman Gusman Resmi Tersangka karena Telah Terima Uang

 Irman Gusman Resmi Tersangka karena Telah Terima Uang

KPK umumkan Irman Gusman resmi jadi tersangka berikut barang bukti yang diamankan (foto - ist)

Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Ketua DPD Irman Gusman di kediaman resminya di Kuningan Jakarta Selatan setelah menerima suap, Sabtu dinihari.

Menurut Ketua KPK Agus Rahardjo dalam keterangan resminya, Sabtu (17/9/2016), Irman menerima suap dari Direktur Utama PT CVSB ,yakni XSS yang didampingi istrinya MMI dan saudara XXS yakni WS. "Tim (penyidik KPK) mengamankan Rp 100 juta, pemberian kepada IG (Irman Gusman), diduga terkait pengaturan kuota impor gula," kata Agus di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

Atas kejadian tersebut, KPK menyatakan Irman Gusman resmi menjadi tersangka. "Beliau (Irman Gusman) memang tersangka dan uang sudah diterima. Penyidik kan menunggu pemberi keluar rumah, dan kemudian si pemberi kembali ke rumah bersama penyidik KPK," kata Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif.

Diduga, uang suap Rp 100 juta itu diberikan kepada Irman agar Ketua DPD itu membantu mengatur kuota impor gula yang diberikan Bulog. "Kami belum tahu apa sudah ada pertemuan sebelumnya. Namun IG nantinya memberi rekomendasi kepada Bulog, agar pemberi dapat jatah untuk impor itu," tegas Laode.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyatakan, OTT terhadap Irman Gusman bukanlah sesuatu yang dilakukan secara mendadak. Semua lewat proses dan juga pengamatan cukup lama. "Jadi yang jelas KPK tidak melakukan sesuatu secar tiba-tiba, dan KPK tidak pilih-pilih kasus termasuk tidak memilih DPD, DPR atau lainnya," katanya.

Menurut Saut, sangat fokus dalam menangani korupsi di sektor pangan, dan gula merupakan salah satu sektor pangan. "Dan case tersebut (Irman Gusman) saat ini yang ditangani oleh KPK," katanya. KPK juga tidak menargetkan seseorang karena tidak gampang membawa seseorang ke pengadilan.

Sebelumnya, satgas KPK telah melakukan OTT di rumah dinas Irman Gusman pada Jumat malam 16 September 2016. Bersama Irman Gusman juga diamankan tiga orang lain yakni XSS, MMI (istri XSS) dan WS yang langsung dibawa ke gedung KPK, Sabtu dini hari.

Selain itu, dibuktikan barang bukti bungkusan yang berisi uang suap. Selain uang suap sebesar Rp 356 juta, KPK juga mengamankan barang bukti sebesar Rp 100 jut,  terkait dengan kasus pertama mengenai kuota impor gula yang diberikan PT Bulog untuk provinsi Sumatera Barat. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,