Mantan Budak Seks ISIS Itu Eksis Ditunjuk Jadi Duta PBB

Mantan Budak Seks ISIS Itu Eksis Ditunjuk Jadi Duta PBB

Nadia Murad Basee Taha

New York - Jalan hidup seseorang memang tak ada yang pernah bisa menebak. Seperti yang dialami oleh Nadia Murad misalnya, perempuan Yazidi yang pernah menjadi korban sebagai budak seks ISIS. Perempuan berusia 21 tahun itu kini ditunjuk sebagai "Goodwill Ambassador" atau Duta Persahabatan PBB.
 
Seperti dilaporkan NDTV, baru-baru ini sebelumnya perempuan bernama lengkap Nadia Murad Basee Taha tersebut pernah menceritakan nasib dan pengalamannya sebagai budak seks ISIS pada Desember 2015 di hadapan Dewan Keamanan PBB.
 
 
Kini, perempuan cantik itu bertugas sebagai Duta PBB, untuk melawan perdagangan manusia. "Selama bertugas sebagai Goodwill Ambassador, Nadia akan fokus pada inisiatif advokasi dan meningkatkan kesadaran akan penderitaan para korban perdagangan manusia, yang tidak terhitung jumlahnya," tulis PBB dalam situs resminya.
 
Nadia Murad baru berusia 19 tahun ketika diculik oleh kelompok militan ISIS, dari desanya di Irak pada 2014. Sebagai non-Muslim Yazidi, ia harus mengalami penyiksaan yang luar biasa. Ia pun harus menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, dibunuhnya saudara laki-laki dan ayahnya.
 
Selama tiga bulan menjadi budak seks ISIS, Nadia dipukuli serta diperkosa puluhan kali. Saat mencoba kabur, ia diperkosa massal oleh enam orang pria hingga kehilangan kesadaran. Beruntung, Nadia berhasil melarikan diri, untuk mendapatkan suaka serta perawatan medis di Jerman.
 
Dalam perkembangannya, Nadia Murad pernah bertemu dengan Amal Clooney, pengacara bagi dirinya dan korban budak seks ISIS lainnya di Pengadilan Kriminal Internasional.
 
Menurut situs pribadinya, Nadia Murad berkeinginan kuat untuk menolong perempuan serta anak-anak korban genosida, kekejaman massal dan perdagangan manusia. Ia juga akan membantu untuk menyembuhkan diri dan membangun kembali hidup mereka, termasuk mendirikan sebuah komunitas setelah menjadi korban. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,