Nadine Chandrawinata Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Nadine Chandrawinata Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Nadine Chandrawinata penuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya sebgai saksi kasus Gatot Brajamusti. (foto - ist)

Jakarta - Nadine Chandrawinata memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa, terkait pengembangan kasus kepemilikan senjata api ilegal Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia Gatot Brajamusti.

"Senin ini kami mengundang Nadine Chandrawinata terkait kepemilikan senjata api Gatot Brajamusti," kata Kasubdit Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Senin (19/9/2016).

Menurut Budi, Nadine terkait dalam kasus ini karena dia ikut berperan dalam salah satu film yang dibintangi Gatot, berjudul AzraxSelain Nadine, penyidik juga akan memeriksa teman akrab Gatot, yakni Wahjoeono. Sebelumnya, pada pemeriksaan Kamis lalu, Wahjoeono minta penyidik menunda pemeriksaan karena dia mewakili Aa Gatot pada peluncuran perdana film DPO. 

"Yang kedua teman dekat Gatot, Wahjoeono. Hari kamis sudah datang tapi minta waktu untuk launching film DPO. Jadi kami sesuaikan waktunya," katanya.

Disebutkan, dengan diperiksanya Nadine dan Wahjoeono sejauh ini penyidik sudah memeriksa sepuluh saksi dalam kasus kepemilikan senjata api Aa Gatot tersebut. "Yang sudah diperiksa delapan orang," ungkapnya.

Seperti diketahui, Gatot Brajamusti ditangkap polisi Agustus lalu di sebuah hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat, karena diduga membawa narkoba. Saat itu, istri ketiga Gatot, Dewi Aminah pun turut ditangkap.

Setelah penangkapan polisi menggeledah rumah Gatot di daerah Pondok Pinang. Di dalam rumah, polisi menemukan sejumlah paket sabu, senjata api dan puluhan amunisi, serta satwa yang dilindungi karena ada harimau yang diawetkan dan elang Jawa.

Polisi akhirnya menetapkan Gatot menjadi tersangka atas beberapa kasus, yaitu dugaan kepemilikan narkoba, senjata api ilegal, serta hewan yang dilindungi. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,