Manajemen Samsung Digugat Pengguna Galaxy Note 7

Manajemen Samsung Digugat Pengguna Galaxy Note 7

Manajemen Samsung Digugat Pengguna Galaxy Note 7. (foto - ilustrasi)

Florida - Manajemen Samsung harus berhadapan dengan penggunanya di meja hijau, menyusul kasus kesalahan baterai yang berujung pada meledaknya Galaxy Note 7. Seorang pengguna yang jadi korban ledakan Galaxy Note 7, Jonathan Strobel mengajukan gugatan atas Samsung di Pengadilan Negeri Florida Palm Beach County, Amerika Serikat. 

Seperti dilaporkan Digital Trends, Senin (19/9/2016)  dalam gugatannya, Strobel menuntut ganti rugi yang tak disebutkan nilainya atas kehilangan uang, biaya perawatan medis, luka serta kerusakan lainnya. 

Seperti diketahui, Strobel bernasib sial pada 9 September 2016. Ketika itu tiba-tiba dia merasakan Galaxy Note 7 miliknya yang disimpan di saku celananya terasa panas dan meledak. 

Menurut pengacara Strobel, kliennya menderita luka bakar pada paha kanannya dan luka bakar parah pada ibu jari kirinya. Meledaknya Galaxy Note 7 milik Strobel terjadi nyaris sepekan, sebelum Samsung secara resmi menarik kembali (recall) perangkat tersebut. 

Menanggapi gugatan Strobel, Samsung pun tidak mau mengomentasi kasus hukum tersebut. "Kami mendesak semua pemilik Note 7 untuk mematikan perangkat mereka dan menukarkannya segera," ugkap juru bicara Samsung, Danielle Meister Cohen. 

Diberitakan sebelumnya, Galaxy Note 7 pertama kali diluncurkan secara global pada 2 Agustus 2016 lalu di New York. Sementara diperkenalkan di Indonesia pada 23 Agustus 2016.

Namun, karena ada permasalahan di baterai Galaxy Note 7 hingga mudah meledak, setidaknya ada 35 keluhan soal baterai pada Galaxy Note 7. Hal itu membuat Samsung untuk memutuskan recall sekitar 2,5 juta unit, yang telah dikapalkan di 10 negara.

Sejauh ini, Samsung juga menawarkan pemilik Galaxy Note 7 untuk ditukar dengan perangkat baru, ataupun dengan perangkat Samsung lainnya. Samsung pun mulai 19 September 2016 ini menarik produk Galaxy Note 7 dari pemiliknya. (Jr.)**

.

Categories:Infotech,
Tags:,