RSUD Garut Belum Beroperasi Kerugian Capai Rp 19 Miliar

RSUD Garut Belum Beroperasi Kerugian Capai Rp 19 Miliar

Pelayanan RSUD Garut belum bisa beroperasi dampak banjir luapan Sungan Cimanuk. (foto - ist)

Garut - Hingga Kamis (22/9/2016) rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Slamet Garut belum bisa beroperasi sebagaimana mestinya. Bahkan, akibat banjir bandang terparah yang menerjang wilayah Garut, menyebabkan rumah sakit ini menderita kerugian mencapai Rp 19,9 miliar.

Menurut Dirut RSUD dr. Slamet, Maskut Farid hampir seluruh ruangan di lantai satu RSUD tersebut  terendam banjir setinggi satu meter. Akibatnya fasilitas kesehatan yang berada di ruangan turut terendam dan mengalami kerusakan parah.

"Kerugian tersebut dikarenakan sejumlah fasilitas kesehatan terendam dan rusak. Belum lagi perlengkapan lainnya termasuk bangunan yang rusak terendam banjir," katanya.

Menurutnya, untuk memulihkan kembali kondisi rumah sakit seperti semula membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Namun, pihaknya memastikan pelayanan kesehatan di RSUD dr. Slamet sudah bisa kembali segera normal.

"Sesegera mungkin kami pastikan khususnya UGD dan beberapa ruangan lainnya sudah bisa kembali beroperasi, karena pelayanan publik harus tetap berjalan," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berjanji bakal berupaya segera mencari dana untuk penggantian fasilitas kesehatan RSUD dr. Slamet. Pasalnya, pelayanan rumah sakit harus segera beroperasi secara optimal.

"Memang ada beberapa alat yang rusak, karena itu cukup penting, saya dengan bupati akan berusaha mencari dana. Ini penting karena menyangkut pelayanan publik," kata Aher. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,