1,5 Juta Warga Puerto Rico Terpaksa Hidup Tanpa Listrik

1,5 Juta Warga Puerto Rico Terpaksa Hidup Tanpa Listrik

1,5 Juta Warga Puerto Rico Terpaksa Hidup Tanpa Dialiri Listrik. (foto - Reuters)

San Juan - Sekolah-sekolah dan perkantoran di Puerto Rico terpaksa ditutup, Rabu waktu setempat. Hal itu terjadi setelah pembangkit tenaga listrik mengalami kebakaran yang besar, hngga menyebabkan sekitar 1,5 juta warga tidk mendapatkn aliran listrik.

Menurut pejabat pemerintah, dua jalur transmisi pusat pembangkit listrik yang melayani kawasan dengan 3,5 juta warga terimbas, sehingga negara itu gelap gulita. "Ini insiden yang serius," kata Gubernur Alejandro Garcia Padilla. "Sistem kami tidak didesain untuk mengatasi kecelakaan sebesar ini," katanya.

Dilansir VOA, Kamis (22/9/2016) Padilla mengatakan, kebakaran telah melumpuhkan sistem di pulau itu hingga 30 persen, dan menambah 15 titik kebakaran di seluruh jaringan mereka. Sementara generator cadangan yang bekerja keras mulai rusak.

Akibat dari mati lampu tersebut, sejumlah jalan raya mengalami kekacauan. Polisi yang mengatur lalu lintas tertabrak dan harus dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, perusahaan listrik Puerto Rico selama ini menjadi sorotan akibat krisis keuangan. Mereka memiliki utang sebanyak 9 juta dolar AS, yang seharusnya untuk perbaikan namun dikorupsi.

Warga Puerto Rico yang tengah berjuang melawan krisisn keuangan marah akibat tak mendapatkan aliran listrik. Kemarahan mereka tersebar di sejumlah media sosial.

Sejauh ini, pemadam kebakaran tengah berjibaku mematikan api yang membara. Sedangkan penyebab kebakaran tidak diketahui. Pihak otoritas menjanjikan masalah ini segera diatasi. Utuk itu, bandara, kantor polisi dan pembangkit tenaga air mendapat prioritas utama untuk dialiri listrik. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,