Bupati Purwakarta Dinobatkan Jadi Maestro Seni Tradisional

Bupati Purwakarta Dinobatkan Jadi Maestro Seni Tradisional

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dinobatkan sebagai Maestro Seni Tradisional. (foto - ist)

Jakarta - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meraih anugerah sebagai Maestro Seni Tradisional dari Presiden Republik Indonesia lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penghargaan itu menunjukkan, dirinya merupakan sosok yang konsisten dalam melestarikan kebudayaan terutama seni dan tradisi kesundaan.
 
Ia mengaku, selama ini hanya berusaha konsisten untuk menjalankan tradisi kesundaan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam ranah birokrasi yang dia pimpin di Purwakarta. "Saya hanya berusaha konsisten. Jadi dalam hidup saya Kesundaan itu harus tampak dalam keseharian, bukan sekadar dalam ritual tahunan atau mingguan," kata Dedi.
 
Menurut Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nadjamudin Ramly, penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas berbagai upaya pelestarian, pertunjukan, hingga event tingkat internasional yang digelarnya di Purwakarta. Hal itu untuk mempopulerkan kembali budaya Sunda di tengah masyarakat.
 
"Ketokohan yang sudah di sandang oleh beliau, kita harapkan menjadi teladan bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap pengembangan budaya Indonesia," kata Nadjamudin.
 
Sebanyak 54 tokoh dan lembaga menerima anugerah kebudayaan dan maestro seni tradisi 2016. Penerima anugerah kebudayaan dan maestro dipilih dan ditetapkan oleh tim penilai, yang dibentuk dengan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
 
Sejumlah tokoh juga mendapat penghargaan di kategori pelestari budaya. Antara lain Tjitro Sastrodiprodjo dan Ledjar Subroto (DIY), Thompson Hutasoit (Sumut), Maria Yovita Bastian (NTT), Nyoman Mandra (Bali), Wardi Suhadi Diman (DKI Jakarta), Daeng Maccora (Sulsel) dan Ahmad Rapanie Igama (Sumsel). (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,