Buruh Jabar Kembali Demo Tuntut Upah 30 %

Buruh Jabar Kembali Demo Tuntut Upah 30 %

Caption, buruh masih menunggu perwakilannya melakukan audiensi di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (11/11/2014). (Foto: CikalNews/TrisDodi)

Bandung - Ratusan massa buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar gelar aksi unjuk rasa menuntut kenaikan upah 30 % di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung Selasa siang (11/11/2014).

Hal tersebut diungkapkan oleh Yayan Mulyana, selaku korlap aksi Aliansi Buruh Jabar, dirinya mengatakan aksi unjuk rasa tersebut merupakan aksi gabungan mewakili lima kabupaten kota di Jabar.

"Kami mewakili para buruh dari lima  kabupaten/kota di Jawa Barat, tuntutan kami tetap terkait kenaikan upah minimum sebesar 30 % melihat tekanan hidup yang semakin tinggi ditambah lagi kenaikan BBM yang akan direalisasikan sebentar lagi," ujarnya.

Hingga saat ini upah buruh di Kota Bandung berkisar Rp 2.000.000, sedangkan untuk kabupaten seperti Cimahi dan Soreang sekitar Rp 1.735.000.

"Upah buruh saat ini memamang cukup namun hanya cukup bagi yang masih bujangan, untuk yang berkeluarga tidak mencukupi," ungkapnya.

Terkait kenaikan BBM yang rencananya akan mulai disosialisakian per tanggal 22 November besok, dirinya mengatakan, selain meminta kenaikan upah 30 % kepada pemerintah, saat kenaikan BBM nanti mereka menginginkan penyesuian.

"Melihat BBM naik kami selain minta kenaikan upah 30%,  kita juga minta setelah pleno kenaikan BBM nanti ada penyesuaian," jelasnya.

Bila tidak ada perubahan hingga waktu yang mereka tentukan, para buruh akan menguras pabrik, dengan kata lain mogok kerja secara paksa.

Hingga berita ini diturunkan, para buruh masih menunggu perwakilan mereka yang bernegoisasi dengan Pemprov Jabar, di Halaman depan Gedung Sate Kota Bandung.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:ekonomi,