Jelang Tuntutan JPU Jessica pun Menangis di Persidangan

Jelang Tuntutan JPU Jessica pun Menangis di Persidangan

Sidang Jessica Kumala Wongso. (foto - ist)

Jakarta - Terdakwa perkara kematian Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso menghadapi tuntutan hukuman yang akan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu ini.

Jessica telah didakwa JPU dengan Pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana dengan ancamanan hukuman mati. Pada persidangan sebelumnya, majelis hakim telah memberikan kesempatan bagi Jessica untuk memberikan keterangan.

Pada persidangan tersebut diwarnai keharuan, karena Jessica menangis saat menceritakan kondisi dirinya sete;ah ditangkap polisi, ditahan di ruang yang tidak layak.

Sidang Jessica memang selalu menyajikan fakta menarik dalam setiap episodenya, tak terkecuali pada sidang ke-27 dengan agenda pembacaan tuntutan. Ayah Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin meminta maaf kepada tim pengacara terdakwa Jessica.

Darmawan meminta maaf, terutama kepada dua pengacara yang paling menonjol, yakni Otto Hasibuan dan Yudi Wibowo Sukinto. Permintaan maaf itu terkait sikap Darmawan selama persidangan kasus anaknya berlangsung. "Pak Otto, Yudi, saya minta maaf kalau selama ini saya kasar," kata Darmawan, sebelum sidang dimulai di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016).

Otto pun merespons permintaan maaf Darmawan. Otto sadar, selama ini ayah Mirna memang kerap melontarkan kata-kata tak pantas terhadap dirinya. Namun hal itu tak berpengaruh baginya. "Dia memang banyak mencela saya, menghina saya, Otto bodohlah, tapi saya ini kan enggak lihat satu pihak. Prinsip hidup saya, tinggi bukan karena dipuji, dan rendah bukan karena dihina," katanya.

Menurut Otto, tinggi atau rendahnya harga dirinya tidak bergantung pada sikap orang lain. Harga dirinya bisa saja tinggi lantaran sikap pribadinya, begitu pula sebaliknya. "Bukan karena Darmawan hina, saya jadi rendah, dan orang puji, saya jadi tinggi. Apapun yang dilakukan Darmawan, saya sudah maafkan. Saya maafkan dia," tegas Otto.

Kasus meninggalnya Mirna usai minum es kopi Vietnam yang dipesankan Jessica di Cafe Olivier, Jakarta Pusat, 6 Januari 2016 lalu menjadi atensi publik. Mirna tewas diduga akibat racun sianida yang ada di dalam kopi tersebut. Ini merupakan kali pertama kasus sianida terjadi di Indonesia. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,