Digerebek, Rumah Produksi Kosmetik Ilegal di Tangerang

Digerebek, Rumah Produksi Kosmetik Ilegal di Tangerang

Aparat Polresta Tangerang menggerebek rumah produksi kosmetik ilegal di Tangerang. (foto - ist)

Tangerang - Aparat Polresta Tangerang menggerebek rumah yang dijadikan tempat produksi kosmetik ilegal di perumahan elit Telaga Bestari Blok H3 No.11 Desa Wanakerta Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang.

Menurut Kapolresta Tangerang Kombes Asep Edi, penggerebekan dilakukan September lalu. Pemilik usaha mempekerjakan sekitar 10 karyawan dalam memproduksi kosmetik tersebut, dan telah melakukan tindak pidana kefarmasian.

"Pelaku sudah beroperasi memproduksi kosmetik ilegal ini dua Minggu. Efek dari kosmetik ilegal rumahan dengan 22 varian tersebut, jelas sangat membahayakan bagi pata penggunanya," kata Asep, Rabu (5/10/2016).

Ia menjelaskan, pengelola usaha tersebut kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, dan identitasnya sudah dikantongi petugas. "Empat orang saksi yang kami interogas. Mereka merupakan karyawan dari usaha pembuatan kosmetik ilegal itu," katanya.

Bahkan, para karyawan yang dipekerjakan tak mengerti soal farmasi. Mereka tak punya keahlian yang dipaksakan untuk melakukan pembuatan kosmetik tersebut. "Ada 22 jenis barang bukti produk kosmetik yang berhasil kami amankan," tegasnya.

Antara lain, 47 dus ever white, 24 plastik cream sebagai bahan pembuatan, 15 diregen cairan kimia, 3140 cup cream pemutih serta 625 botol cairan pemutih wajah. "Ini merupakan kejahatan kemanusiaan. Atas perbuatan itu tersangka dijerat Pasal 197 tentang kesehatan dengan ancaman 12 tahun kurungan penjara," bebernya.

Polisi berhasil mengungkap adanya pabrik kosmetik ilegal itu atas laporan warga dan BPOM Serang. Setelah diselidiki, memang di rumah produksi itu melakukan pembuatan kosmetik yang dapat membahayakan si pemakainya. "Ini murni tindak kejahatan. Daya beli masyarakat terganggu, sehingga memilih produk yang murah," tambah Kepala BPOM Serang, Kamsuri.

Diimbau, masyarakat harus cerdas dalam memilih produk. Jangan tertipu soal harga murah. Jika masyarakat menggunakannya akan ada ketergantungan dengan kosmetik tak berizin itu. Jika dalam waktu tiga hari tidak memakainya, kulit si pengguna bisa gosong menghitam. Bahkan bisa terkena kanker kulit. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,