Pembantu, Saksi Kunci dalam Kasus Jessica Hilang Misterius

Pembantu, Saksi Kunci dalam Kasus Jessica Hilang Misterius

Pengacara Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan. (foto - ist)

Jakarta - Keberadaan saksi kunci dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin, yakni pembantu Jessica Kumala Wongso masih misterius. Ia pun menghilang hingga Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan berkas tuntutannya di persidangan.
 
Pembantu Jessica bernama Sri Nurhayati sedianya akan dihadirkan tim penasihat hukkum Jessica, sebagai salah satu saksi di persidangan. Namun, pembantu wanita itu tak kunjung bisa ditemukan. Padahal, ia adalah orang yang disebut-sebut membuang celana jeans Jessica.
 
"Ya itulah yang kita enggak tahu, tapi saya dapat foto-foto di luar begitu, katanya ada di Residence 8. Dan siapa yang punya kucing seperti itu cari saja orang-orang yang punya kucing seperti itu," kata pengacara Jessica, Otto Hasibuan di PN Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016).
 
Namun Otto pun tidak mengetahui apakah benar pembantu Jessica itu berada di tempat itu atau tidak, dari informasi yang didapatkannya. Ditanya apakah mereka akan mengecek lokasi itu, itu bukanlah tugasnya sebagai seorang pengacara.
 
"Kita kan enggak kerja sebagai detektif. Yang pasti kalau itu benar ya luar biasa juga ya. Padahal seharusnya dia juga dihadirkan sebagai saksi, apakah itu memberatkan atau meringankan Jessica. Jaksa kan enggak harus maksa yang salah kan, ini menegakkan hukum," katanya.
 
Otto menilai, pembantu Jessica sebenarnya penting untuk dihadirkan dalam persidangan kliennya. Sebab, selama ini apa yang ditampilkan dalam perkara tewasnya Mirna selalu menyudutkan kliennya, seolah-olah menyembunyikan racun sianida untuk membunuh Mirna dan membuang celananya agar tidak ketahuan jejaknya.
 
"Padahal kan enggak begitu sebenarnya. Kalau dia hadir akan ketahuan sebenarnya bukan inisiatif Jessica membuang itu. Dalam sidang kemarin kan sudah saya bacakan yang sebenarnya dia yang nanya, 'Non  gimana  ini celana ini sobek?'. Jessica jawab, 'Oh ya sobek ya saya juga enggak tahu sobeknya di mana ya buang saja'. Setelah itu si pembantu memasukkan ke air, setelah tiga hari baru dibuang," beber Otto.
 
Apabila di celana itu terbukti ada racun sianida, seharusnya celana itu pasti dibawa ke persidangan. Otto berkesimpulan, dengan tidak dibawanya pembantu Jessica ke persidangan, ia menilai kesaksian pembantu Jessica sebenarnya meringankan kliennya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,