Kepala Bulog DKI-Banten Jadi Tersangka Beras Oplosan

Kepala Bulog DKI-Banten Jadi Tersangka Beras Oplosan

Gudang tempat oplosan beras Bulog (Badan Urusan Logistik) dengan beras lokal Palem asal Demak Jawa Tengah. (foto - ist)

Jakarta - Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan lima orang tersangka, dalam kasus pengoplosan beras Bulog (Badan Urusan Logistik) dengan beras lokal Palem asal Demak Jawa Tengah, yang dilakukan di Pasar Induk Cipinang Jakarta Timur.

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Agung Setya, satu dari lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Kepala Bulog Divisi Regional DKI Jakarta-Banten, Agus Dwi Irianto.

Sedangkan empat tersangka lainnya merupakan distributor berinisial TID, SAA, CS, dan J. Namun, tak dijelaskan lebih jauh dari pihak distributor mana.  "Tersangka ini ditangkap di tempat yang berbeda," kata Agung Setya di Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Menurutnya, para tersangka yang diamankan oleh penyidik masih dimintai keterangan di kantor Bareskrim. "Saat ini, pemeriksaan masih dilakukan terhadap lima tersangka oleh penyidik," katanya.

Sebelumnya, penyidik Bareskrim telah melakukan penggeledahan di kantor Divisi Regional DKI Jakarta-Banten, serta beberapa lokasi di Jakarta dan Semarang. Dari hasil penggeledahan, penyidik menyita beberapa dokumen bukti pembayaran transfer dari distributor tidak resmi. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,