Gubernur Jabar Masih Bahas Kenaikan UMK

Gubernur Jabar Masih Bahas Kenaikan UMK

Gubernur Jabar Masih Bahas Kenaikan UMK

Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan masih membahas kenaikan UMK 2015 yang diharapkan dapat menemukan solusi menetapkan upah buruh naik tetapi pengusaha tidak rugi atau tidak ada pihak yang dirugikan.

"Upah naik tapi pengusaha tidak gulung tikar, itu yang kita cari, kita mencari titik itu," kata Gubernur di Bandung, Selasa (11/11/2014).

Ia menuturkan, buruh menuntut kenaikan UMK 2015 sebesar 30 persen dari tahun sebelumnya, namun tuntutan itu perlu ada pertimbangan dengan kepentingan pengusaha.

Menurut dia, jika kenaikan UMK terlalu besar tentu perusahaan akan keberatan karena takut rugi.

"Kalau kenaikan cukup besar, saya khawatir para pengusaha gulung tikar," katanya.

Ia mengungkapkan, sudah bertemu dengan sejumlah pengusaha bahkan perwakilan dari organisasi buruh membahas masalah UMK.

Namun, lanjut dia, perlu pertemuan dengan kedua belah pihak untuk mencari solusi terbaik agar keduanya tidak merasa dirugikan.

"Tinggal dari kedua belah pihak cari titik temunya," kata Gubernur.

Sebelumnya, sejumlah buruh dari berbagai organisasi melakukan aksi turun ke jalan, ada juga yang melayangkan surat aspirasi kepada Gubernur Jabar terkait tuntutan kenaikan UMK 2015 sebesar 30 persen.

Para buruh menilai kenaikan UMK tersebut sudah cukup, sehingga diharapkan dapat segera disetujui oleh Gubernur. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,