Bermunculan, Wanita Korban Pelecehan Seksual Trump

Bermunculan, Wanita Korban Pelecehan Seksual Trump

Summer Zervos

Los Angeles - Terus bermunculan tudingan pelecehan seksual yang dilakukan oleh kandidat calon presiden (Capres) dari Partai Republik Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Kali ini pengakuan datang dari seorang kontestan acara milik Trump 'The Apprentice' dan seorang mantan model.

Kontestan acara tersebut, yakni Summer Zervos yang merupakan kontestan musim kelima reality show milik capres AS itu. Usai dipecat, ia mengaku masih berhubungan dengan Trump karena menganggapnya sebagai mentor. Pemenang setiap musim program yang sudah tidak tayang itu mendapatkan pekerjaan dari Organisasi Trump.

Seperti dilaporkan AFP, Sabtu (15/10/2016) pada 2007 Trump mengatur pertemuan untuk makan malam dan berbicara soal pekerjaan dengan Zervos di sebuah hotel di Beverly Hills. Namun kenyataannya saat Zervos muncul, ia kemudian diajak ke bungalow dan Trump mulai menciumi serta merabanya.

"Ia mulai menciumku dengan agresif dan meletakkan tangannya di payudaraku," aku Zervos saat konferensi pers di Los Angeles. "Ia memelukku dan aku berusaha mendorongnya. Aku dorong dadanya untuk memberi ruang di antara kami dan aku berkata 'ayolah pak, sadarlah'. Ia mengulang kata-kata yang kulontarkan, 'sadarlah', sambil mendorongkan kelaminnya," katanya.

Zervos mengaku memutuskan berbicara setelah mendengar penyangkalan Trump saat debat capres kedua, yang digelar Minggu (9/10). Saat itu Trump membantah pernah berperilaku seperti predator seksual.

Sebuah video yang dirilis dua hari sebelumnya oleh Washington Post menunjukkan Trump membual selalu bebas saat meraba selangkangan wanita karena dia orang terkenal. Selain Zervos ada seorang mantan model Kristin Anderson mengaku ke media Post, Trump pernah mendekatinya di sebuah klub malam awal tahun 1990.

Saat itu Anderson yang baru berkecimpung di dunia model menyebut Trump mencapai bagian bawah rok, dan menyentuh vaginanya lewat celana dalam. Pernyataan dua wanita itu dibantah oleh Trump dan mengatakan semuanya berbohong. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,