Mulai 22 Oktober 2016 Tarif Tol Jakarta - Cikampek Dinaikkan

Mulai 22 Oktober 2016 Tarif Tol Jakarta - Cikampek Dinaikkan

Mulai 22 Oktober 2016 Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik. (foto - ist)

Jakarta - Mulai 22 Oktober 2016 pukul 00.00 WIB tarif tol Jakarta-Cikampek dinaikkan. Hal itu berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 799/KPTS/M/2016, tentang penyesuaian tarif ruas Jakarta-Cikampek, yang telah ditandatangani 14 Oktober 2016 lalu.

Menurut anggota BPJT dari Unsur Profesi Kementerian PUPR, Koentjahjo Pambudi penyesuaian tarif tol itu dilakukan berdasarkan evaluasi setiap dua tahun sekali, berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pergerakan inflasi.

Sementara berdasarkan inflasi yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada surat Nomor B.180/BPS/6230/SHK/09/2016 tanggal 2 September 2016, maka besaran wilayah Bekasi adalah 8,13 persen.

"Dua tahun sekali ada penyesuaian tarif di tahun genap dan tahun ganjil. Tahun genap kali ini ruas Jakarta-Cikampek adalah salah satu yang dinaikkan," kata Koentjahjo di Kementerian PUPR, Senin (17/10/2016).

Sebagai penyesuaian dari kenaikan tarif tol tersebut, BPJT juga meminta kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku operator tol Jakarta-Cikampek untuk meningkatkan pelayanan.

"Sebagai indikator peningkatan pelayanan yaitu kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, keselamatan, unit pertolongan dan penyelamatan, bantuan pelayanan serta kebersihan lingkungan dan kelayakan tempat istirahat," katanya. (Jr.)**

Kenaikan tarif tol Jakarta-Cikampek untuk masing-masing kategori dan golongan kendaraan

Golongan I dari Rp13.500 menjadi Rp15 ribu (11,11 persen)
Golongan II dari Rp21.500 menjadi Rp23.500 (9,30 persen)
Golongan III dari Rp27 ribu menjadi Rp30 ribu (11,11 persen)
Golongan IV dari Rp34 ribu menjadi Rp37 ribu (8,82 persen)
Golongan V dari Rp41 ribu menjadi Rp44 ribu (7,32 persen)

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,