Ratusan Bangunan di Kawasan Kali Krukut Terancam Dibongkar

Ratusan Bangunan di Kawasan Kali Krukut Terancam Dibongkar

Ratusan Bangunan di Kawasan Kali Krukut Terancam Dibongkar. (foto - ist)

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menginventarisasi, bangunan di sekitar Kali Krukut Jakarta Selatan. Sedikitnya 721 bangunan yang berada di kali itu terancam dibongkar, uang menyebabkan kawasan Kemang dilanda banjir saat hujan deras.

Menurut Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Teguh Hendarwan berdasarkan pemaparan Rapat Pimpinan (Rapim) bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, proses normalisasi Kali Krukut harus terus dilakukan. Meski beberapa lahan berada di tangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempu dan Pera).

"Kita take over, kita juga punya anggarannya. Hasil Rapim ada 721 bangunan yang berada di pinggiran Kali Krukut. Dari Jalan Tendean sampai Jalan Kemang Raya, terdapat 721 bangunan, yang melintasi 14 kelurahan dan 2 kecamatan," katanya di Balaikota DKI Jakarta, Senin (17/10/2016).

Langkah itu dolakukan melihat kondisi Kali Krukut sudah sangat memperihatinkan. Sebab trase yang seharusnya 20 meter, pada kenyataannya hanya 3 meter sampai 4 meter. Untuk tahap awal empat bangunan liar yang berada di Petogogan, Kebayoran Baru Jakarta Selatan sudah dibongkar.

Untuk itu, pihaknya berkomitmen tidak hanya tajam ke bawah saja. Sebab penertiban bangunan mewah yang melanggar juga akan dilakukan, seperti restoran, kafe serta hotel yang ada di kawasan Kemang.

"Lihat saja Hotel Pop. Mereka punya sertifikat dan IMB. Namun, kelebihan yang melanggar kita bongkar. Lahan pemerintah trase lebar kali yang dipakai," tegasnya.

Menurutnya, proses inventarisasi normalisasi Kali Krukut ditargetkan akan selesai pada akhir 2017. "Ini kita sampaikan kita tak pandang bulu. Mau orang susah atau punya uang. Empat bangunan yang dibongkar kita relokasi. Sosialisasi sesuai SOP kita lakukan," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,