Melania Trump Tengarai Media AS Dikuasai Hillary Clinton

Melania Trump Tengarai Media AS Dikuasai Hillary Clinton

Melania Trump

New York - Merasa yakni bahwa suaminya tidak seperti yang banyak diberitakan media, sebagai seorang istri, melania Trump menangkis semua tuduhan seputar pelecehan seksual yang diarahkan kepada Donald Trump.
 
Mantan model itu tentunya tidak memungkiri kalau pria kasar yang berada di dalam video "Access Hollywood" bersama Billy Bush tersebut, adalah Donald Trump. Namun demikian, perkataannya dalam video tersebut bagi Melania seharusnya tidak perlu dikategorikan sebagai pelecehan seksual.
 
Apalagi, banyak laki-laki di Amerika Serikat maupun di dunia yang pasti pernah membicarakan perempuan seperti itu. "Saya menyaksikan banyak perempuan mendatanginya dan memberikan nomor telepon mereka. Beberapa menyatakan keinginannya bekerja untuknya, tapi tetap saja itu tidak pantas mereka lakukan. Mereka tahu kalau dia sudah menikah," kata Melanie.
 
Diungkap CNN, Selasa (18/10/2016) ia mengaku, banyak perempuan tetap berusaha untuk mendekati suaminya, bahkan ketika dia mendampingi. Dia menyayangkan media tidak tahu soal itu, tetapi mengatakan yang bukan-bukan.
 
"Saya tidak mengira kalau media bisa sebegitu tidak jujur dan kejam. Tidak hanya kepada Trump, tetapi mereka juga sering memberitakan hal buruk tentang saya, yang tidak satu pun benar,” tegasnya.
 
Perempuan yang fasih bicara dalam lima bahasa tersebut juga membela suaminya dengan mengatakan, Hillary Clinton berada di balik semua rumor tentang keluarganya. Ia menilai, media di AS saat ini sudah menjadi corong Partai Demokrat dan Hillary Clinton.
 
"Jujur, saya memperhatikan pemberitaan di media. Apa yang mereka ingin beritakan dan bagaimana. Contohnya, suami saya berpidato 45 menit, tetapi hanya sekalimat yang dikutip, sisanya tidak. Dan ucapan itu diberitakan terus menerus, diartikan macam-macam,” katanya.
 
Ia menambahkan, "Padahal dia (Donald Trump) juga membahas soal pekerjaan, masa depan negara kita. Dia ingin mengamankan perbatasan, mengamankan AS, membuka peluang kerja, meningkatkan perekonomian. Dia punya semangat itu karena dia tahu dia bisa melakukannya".
 
Melania menggambarkan, ayah dari anaknya sebagai pria yang kuat, seorang pejuang, pekerja keras dan pantang menyerah. Demikian juga dirinya, dalam hal ini dia tidak ingin orang-orang bersimpati dan mengasihaninya.
 
"Saya sangat kuat. Orang-orang tidak mengenal saya yang sebenarnya. Mereka bicara seolah saya butuh dikasihani. Namun tolong jangan mengasihani saya, karena saya bisa menanganinya," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,