Bos Majalah Porno akan Beli Video Cabul Trump Rp 13 Miliar

Bos Majalah Porno akan Beli Video Cabul Trump Rp 13 Miliar

Larry Flynt, pemilik majalah porno

New York - Di balik keberhasilan menerbitkan majalah porno "Hustler" dan klub yang juga dengan nama "Hustler", Larry Flynt membuat sayembara. "Barang siapa yang bisa memberikan kepadanya video skandal Donald Trump, calon presiden dari Partai Republik bakal dibayar sebesar 1 juta dolar AS, atau setara Rp 13 miliar".
 
Menurut Flynt, video atau rekaman video cabul Trump tersebut akan dia sebar sebelum pemilihan pada 8 November mendatang. Secara spesifik, Flynt mencari video yang benar-benar jelas menunjukkan Trump melakukan aksi pelecehan seksual.
 
Dilaporkan NBC News, Rabu (19/10/2016) tindakan itu tampaknya sebagai bentuk protes sang taipan industri porno atas ucapan Trump yang merendahkan kaum perempuan. Ia berharap, dengan disebarnya video cabul Trump, pengusaha real estate itu bisa tutup mulut, dan mencegahnya jadi presiden AS.
 
"Saya selalu memuja wanita. Wanita dalam berbagai bentuk dan ukuran serta memperlakukan mereka dengan baik. Apa yang dilakukan Trump sungguh sangat mengecewakan dan tidak bisa dipercaya, terlebih pernyataan itu keluar dari mulut seorang calon presiden kami," tegas Flynt.
 
Adapun video yang dimaksud Flynt, yakni cuplikan pernyataan Trump yang menyatakan, perempuan adalah makhluk gampangan. "Jika Anda terkenal, para wanita itu mau diapakan saja oleh Anda," tutur Trump dalam rekaman audio yang disebarkan oleh Washington Post beberapa pekan lalu.
 
Sejauh ini, Trump sendiri membantah telah melecehkan wanita. Ia mengatakan pembicaraan cabul itu hanya kelakar di ruang ganti dan bukan merujuk pribadinya. Selain itu, Trump dituding melakukan pelecehan seksual kepada sejumlah wanita, yang kisahnya mereka tuang dalam laman New York Post. Namun lagi-lagi tudingan ini dibantahnya.
 
Alhasil, gara-gara tindakan Trump tersebut, sebagian besar pendukungnya lebih memilih untuk tidak lagi mendukung pria berambut emas itu. Trump juga dikecam berbagai pihak akibat kasus tersebut. (Jr.)**
.

Categories:Info Bisnis,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait