Gelar Batik Jabar, YBJB Galang Dana Atasi Kanker Payudara

Gelar Batik Jabar, YBJB Galang Dana Atasi Kanker Payudara

Ketua ayasan Batik Jawa Barat (YBJB) Sendy Yusuf. (foto - jabarprov.go.id)

Jakarta - Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) ikut berpartisipasi menggalang dana untuk pasien kanker payudara, pada Oktober ini yang merupakan bulan peduli kanker payudara. Aksi ini sebagai salah satu rangkaian "Bravo Madam Women of Influence" sebuah program yang diusung departement store asal Perancis, Galleries Lafayette.

Salah seorang influencer sekaligus merupakan Ketua YBJB, Sendy Yusuf bersama dengan Galeries Lafayette mengadakan talkshow, yang membahas tentang wanita dan peran terhadap lingkungan di sekitarnya.

"Dalam acara ini bravo madam dari Galleries Laffayette yaitu penghargaan yang diberikan kepada wanita yang mengispirasi, saya dipercaya menjadi salah satunya. Saya melakukan pembinaan kepada pengrajin batik untuk memberikan mereka soft skill sehingga bisa bertahan dan berjuang dalam hidup," kata Sendy Yusuf, yang juga ketua kesehatan payudara Jawa Barat, di Pacific Place Jakarta.

Selain talkshow bersama perajin batik Jawa Barat juga menggelar lelang koleksi batik klasik yang lawas. Hasil penjualan   akan digunakan untuk pemeriksaan payudara gratis untuk wanita di daerah Cilincing Jakarta Utara. Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia, Linda Agum Gumelar yang turut hadir juga ikut berpartisipasi dengan membeli salah satu batik yang dilelang.

Dalam acara itu digelar juga sebanyak sepuluh koleksi dari Deden Siswanto menggunakan Batik Komar dari Jawa Barat, yang dibawakan langsung oleh 10 wanita cantik anggota dari Yayasan Batik Indonesia. Motif batik dari Jawa Barat tidak melulu batik Pekalongan. Masing-masing daerah memiliki motif sendiri dengan kekhasan tersendiri.

"Tidak bisa dinilai mana yang lebih baik, masing-masing punya identitas sendiri. Semua bagus saya biasa menggunakannya bergantian. Paling terkenal mega mendung dari Cirebon. Ada juga Pesisiran dengan motif biota laut, warna terang kemudian Priangan dengan kekhasan warna gading, ungu, biru tua dan maroon," kata Sendy.

Mengenai cara mengatasi kanker payudara, Sendy mengungkapkan gaya hidup menjadi salah satu penyebab munculnya kanker payudara. Wanita harus melakukan deteksi sejak dini dengan teknik periksa payudara sendiri (sadari). Selain itu rutin memeriksakan diri ke dokter agar tidak terlambat dalam penanganannya.

"Kanker payudara bukan penyakit keturunan. Sejauh ini belum diketahui penyebab pastinya. Namun gaya hidup menjadi salah satu pemicu paling besar. Bagi wanita tetap menjaga pola hidup sehat seperti olahraga, tidur cukup, hindari makanan over-cook, junkfood dan bahan pengawet," tambahmua. (Jr.)**

.

Categories:Fesyen,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait