Kerugian Akibat Banjir Bandung Ditaksir Capai Rp 16,8 Miliar

Kerugian Akibat Banjir Bandung Ditaksir Capai Rp 16,8 Miliar

Titik-titik genangan air yang parah ketika Jalan Dr. Djundjunan (Pasteur) tepatnya di depan BTC terendam banjir. (foto - Google)

Bandung - Kerusakan dan kerugian diperkirakan mencapai nilai cukup besar, akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Bandung. Berdasarkan pendataan awal, terungkap kerugian ditaksir mencapai belasan miliar rupiah.

"Keseluruhan  kerusakan dan kerugian sementara sampai pukul 21.00 WIB malam mencapai Rp 16.817.250.000," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jawa Barat Alif Nur Anhar, Senin (24/10/2016).

Menurutnya, banjir sudah mulai surut sejak pukul 15.00 WIB. Tidak ada warga yang sampai mengungsi meski rumahnya sempat terendam.

Banjir yang melanda di Kota Bandung cukup menyebar di beberapa lokasi, antara lain di Kelurahan Arjuna dan Pajajaran. "Total rumah yang terendam dari dua kelurahan adalah 513 unit, dengan nilai kerusakan dan kerugian sementara Rp 10.388.250.000," kata Alif.

Di Kelurahan Cibadak misalnya, kerusakan dan kerugian sementara tercatat sekitar  Rp 6.075.000.000. Rumah yang sempat terendam mencapai 300 unit. Selain itu, satu unit sekolah dengan enam ruang kelas dan satu ruang guru rusak dan kerugian sekitar Rp 294.000.000.

Segera dipasang Tol Air

Sementara itu, Walikota Bandung Ridwan Kamil meminta maaf atas banjir yang melanda sejumlah daerah di Kota Bandung. Saat banjir yang melanda, Kang Emil pun sempat berkicau lewat akun Twitter-nya.

Ia menyatakan, rencananya akan dipasang tol air di kawasan Pasteur alias Jalan Dr. Djunjunan. Sehingga jalan itu kelak tidak akan banjir lagi seperti yang dilakukan di kawasan Gedebage.

"Hindari Jalan Pasteur sedang banjir. Tim @dbmpkotabdg sudah di TKP. Insya Allah sedang siap-siap dipasang tol air seperti Gedebage yang sekarang tidak banjir. Mohon maaf," tulis Emil, melalui akun @ridwankamil.

Tak lama berselang, ia mengunggah foto berisi kondisi kawasan Gedebage yang biasanya menjadi daerah langganan banjir. Di kawasan Gedebage, tol air sudah dipasang sekitar sebulan lalu. Hasilnya pun sudah terlihat positif.

Oleh karena itu, ia akan membangun tol air di kawasan Pasteur dan Jalan Pagarsih, yang siang tadi terendam banjir. "Kondisi barusan Jalan Gedebage yang langganan banjir setelah dipasang tol air bulan lalu. Insya Allah Jalan Pasteur, Pagarsih menyusul dalam waktu dekat," kicau Emil. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,