Mobil Livina yang Terseret Banjir Diangkat dari Bawah Jembatan

Mobil Livina yang Terseret Banjir Diangkat dari Bawah Jembatan

Proses evakuasi mencapai lima jam, akhirnya Grand Livina yang hilang terseret banjir diangkat dari selokan di kawasan Jalan Pagarsih Bandung. (foto - ist)

Bandung - Proses evakuasi sekitar lima jam, akhirnya mobil Grand Livina yang sempat hilang terseret banjir bisa diangkat dari selokan di kawasan Jalan Pagarsih Bandung. Evakuasi berjalan alot karena posisi mobil tersangkut di bawah jembatan, serta dipenuhi pasir dan sampah.
 
"Kami kesulitan untuk mengangkatnya karena di dalamnya sudah banyak pasir dan sampah," kata Yunardi, salah seorang anggota tim rescue dari PMI Kota Bandung yang turun ke bagian bawah sungai, Selasa (25/10/2016).
 
Mobil Grand Livina yang  hilang selama satu hari akibat terseret banjir, ditemukan di aliran Sungai Citepus Jalan Pasirkoja Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung. Mobil itu merupakan salah satu korban banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Bandung, seperti kawasan Pasteur, Setiabudhi dan Pagarsih sehari sebelumnya.
 
Di Pasteur misalnya, banjir yang menggenangi jalan sempat membuat arus lalu lintas lumpuh. Kondisi serupa terjadi pula di kawasan Pagarsih. Namun di Pagarsih, dua kendaraan dilaporkan hilang terseret arus, yaitu kendaraan roda tiga pengangkut, sampah serta mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi D 1087 PO yang tengah diparkir di pinggir jalan.
 
Menurut Yunardi, evakuasi dilakukan sejak pukul 9.00. Personel yang turun ke bagian bawah sungai terdiri atas lima orang dari Polda Jawa Barat, Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung, serta PMI Kota Bandung. 
 
Selain menggunakan alat manual, evakuasi juga mengerahkan alat berat. Sekitar pukul 14.00, mobil tersebut berhasil diangkat ke atas dari bawah jembatan. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,