393 Aparat Gabungan Kawal Sidang Vonis Jessica

393 Aparat Gabungan Kawal Sidang Vonis Jessica

Ruang sidang Jessica dengan agenda pembacaan tuntutan beberapa waktu lalu dipadati pengunjung. (foto - ist)

Jakarta - Memasuki babak akhir, sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso tersebut, diprediksi akan menyedot antusias dan minat masyarakat untuk menyaksikan jalannya sidang secara langsung di pengadilan.
 
Wajar Pengadilan Negeri (PN Jakarta Pusat mengagendakan sidang pada Kamis (27/10/2016) ini, yakni pembacaan vonis. Mengantisipasi membeludaknya pengunjung, Polres Metro Jakarta Pusat  menurunkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya persidangan.
 
"Sidang kali ini kami perkirakan akan banyak mengundang perhatian publik," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno di Jakarta, Rabu (26/10/2016).
 
Menurut Suyatno, jumlah petugas yang disiapkan mencapai 393 personel, terdiri atas 200 anggota Satuan Sabhara, 80 anggota Brimob Polda Metro Jaya, 78 anggota Satuan Intelkam, Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Narkoba dan 35 personel Polsek Kemayoran.
 
Ia memprediksi, jumlah pengunjung sidang vonis akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan sidang-sidang sebelumnya. Terlebih dari pihak keluarga Mirna maupun Jessica akan hadir saat sidang putusan itu. Untuk itu, seluruh pengunjung sidang menjaga ketertiban agar tidak terjadi kericuhan selama sidang berlangsung. "Apapun hasilnya dalah keputusan yang terbaik," tegas Suyatno.
 
Sementara itu, suami Mirna, Arif Sumarko mengharapkan majelis hakim menjatuhkan hukuman yang adil bagi keluarga korban. Rencananya, pihak keluarga korban akan membagikan 1.000 pin kepada pengunjung sidang, sebagai aksi solidaritas terhadap Mirna.
 
Kasus 'kopi sianida' Jessica memang cukup menyita perhatian publik. Semua berawal ketika Mirna tewas seusai minum es kopi Vietnam, yang dipesankan Jessica di Cafe Olivier Jakarta Pusat pada 6 Januari 2016. Mirna diduga tewas akibat racun sianida yang ada di dalam kopi itu. Jessica pun dituding menjadi pelaku tunggal.
 
Jessica didakwa denga Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Jessica telah dituntut dengan hukuman penjara selama 20 tahun. Kini nasibnya tinggal menunggu ketukan palu vonis majelis hakim. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,