Jessica Divonis 20 Tahun, Otto Nyatakan Segera Banding

Jessica Divonis 20 Tahun, Otto Nyatakan Segera Banding

Jessica Kumala Wongso.

Jakarta - Jessica Kumala Wongso, terdakwa perkara dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana. Untuk itu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Vonis tersebut dibacakan Hakim Ketua Kisworo, dalam persidangan perkara tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016). Menanggapi vonis tersebut tim pengacara Jessica pun langsung menyatakan banding.

Hakim menyatakan, hal yang memberatkan yaitu akibat perbuatan terdakwa mengakibatkan korban Mirna meningga dunia. Sementara hal yang meringankan terdakwa masih muda. Majelis hakim yang terdiri atas hakim ketua Kisworo, hakim anggota Partahi Hutapea dan Binsar Gultom.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Jessica melakukan pembunuhan berencana terhadap Mirna. Jaksa menuntut Jessica dengan hukuman 20 tahun penjara. Dalam nota pembelaannya, Jessica menampik tudingan sebagai pelaku pembunuhan Mirna.  

Kasus tersebut terjadi pada 6 Januari 2016. Mirna tiba-tiba tewas setelah minum es kopi Vietnam di Cafe Olivier Grand Indonesia Jakarta Pusat. Polisi menduga Mirna tewas lantaran racun sianida dalam kopi yang diminumnya. Jessica dituding sebagai tersangka yang memasukkan racun tersebut. Polisi kemudian menetapkan Jessica sebagai tersangka tunggal atas perkara itu, pada 29 Januari 2016

Jessica dan Otto harusnya bersyukur

Sementara itu, ayah mendiang Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin bersyukur atas hukuman yang diberikan hakim kepada Jessica Kumala Wongso selama 20 tahun penjara. "Saya enggak bisa ngomong apa-apa. Allahuakbar, Allah segalanya, Allah bisa tunjukkan siapa yang zalim dan jahat," kata Darmawan di pengadilan.

Mengenai hukuman atas Jessica, Darmawan mengatakan berat atau tidaknya hukuman relatif. Namun apapun itu, yang jelas ia bersyukur hakim berhasil buktikan Jessica bersalah. "Hukuman itu relatif. Hukuman mati bukan wewenang kami. Saya hormat pada hukum, jadi ya sudah ini keputusan hakim, kita mengikuti. Keluarga enggak bisa ngomong apa-apa, yang penting sudah terbukti ia meracuni Mirna. Biar nanti selanjutnya di akhirat, Allah akan memberikan hukuman," tegas Darmawan.

Menurut Darmawan, merasa cukup dengan putusan hakim yang telah dikeluarkan keluarga Mirna mengaku tak akan meminta vonis lebih untuk menghukum Jessica. "Kita  jangan mau minta banyak. Kalau sudah dikasih segini, ya sudah syukuri saja. Apapun itu, kita ingin mengucapkan terima kasih pada majelis tri tunggal. Luar biasa, semoga jasanya dibalas Allah dengan sebesar-besarnya".

Berbicara soal banding yang diajukan tim terdakwa nanti, Darmawan menanggapinya Jessica dan tim kuasa hukum tidak bersyukur. "Loh, putusan hakimnya nanti mau dibawa ke mana? Hukuman 20 tahun itu sebetulnya masih rendah. Kalau memang ngotot (mengajukan banding), kita ikutin saja. Enggak tahu terima kasih kepada hakim yang baik. Coba-coba saja dia naik banding, bisa panjang nanti urusannya," tambah Darmawan.(Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,